Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Teknologi

Hastag #GolkarButuhBamsoet Jadi Trending Twitter

Anas Baidowi - 13/11/2019 12:39

Beritacenter.COM - Tanda pagar #GolkarButuhBamsoet menempati posisi ke-3 peringkat trending Twitter Indonesia, Rabu (13/11/2019).

Sebagian besar unggahan yang menyertakan tagar tersebut memberikan dorongan kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) untuk maju sebagai calon ketua umum Golkar di Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar pada 4-5 Desember di Jakarta.

Salah satunya dituliskan oleh akun bermana @jesicca_icca10

"Saya berharap Bamsoet bisa menjadi ketua umum Golkar, dan bisa mengembalikan kejayaan Golkar yang selama ini pudar," tulisnya.

"Bamsoet sang raja pantun... Semua orang mengenalmu. Ayo bang benahi Golkar, Kembalikan masa emas Golkar," tulis akun @Santhiadt2.

"Banyak pimpinan daerah Partai Golkar dan kader-kader Partai Golkar di akar rumput itu merasakan bahwa tata kelola partai hari-hari ini semakin menyimpang dan jauh dari harapan," tulis akun @nnnnursyifa.

Sebelumnya Wakil Koordinator Bidang (Wakorbid) Pratama DPP Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) berbicara kondisi menjelang Munas Golkar yang suasananya semakin mencekam dan banyak saling sikut.

Ketua MPR itu berbicara soal risiko yang diambil pihak yang mendukungnya sebagai calon Ketum Golkar. Menurunya banyak pihak yang mendukungnya malah digeser dari posisi di Golkar. Hal itu disampaikan Bamsoet dalam diskusi 'Golkar Mencari Nakhoda Baru di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (12/11).

"Saya salut dan apresiasi pada adik-adik saya, menyelenggarakan hari ini bukan tanpa risiko, saya tahu persis sudah terbilang berapa banyak korban yang gara-gara dukung saya digeser, di-Plt, bahkan di-remove dari grup WA," tuturnya.

Bamsoet mengatakan Munas yang akan datang mengingatkannya pada era reformasi Partai Golkar. Menurutnya, banyak pendukungnya yang mendapat ancaman hingga dipecat.

"Rasa-rasanya menghadapi Munas yang tinggal beberapa pekan ini saya serasa mengingat masa-masa jelang reformasi kemarin, banyak larangan, ancaman pemecatan, dan lain-lain sebagainya," ucap Bamsoet.

"Kita rasakan hari-hari akhir ini suasana mencekam, saling curiga-mencurigai, saling tekan-menekan, saling sikut-menyikut padahal saya sudah nyatakan saya cooling down dan sampaikan belum memutuskan untuk maju atau tidak, ini maksudnya agar pendukung saya tidak dizalimi," sambungnya.

Selain itu, Bamsoet menyebut beberapa anggota DPR Fraksi Golkar yang mendukung dirinya juga mendapat tekanan, pergeseran Komisi, hingga pencopotan dari jabatan pimpinan Komisi. Dia berharap Munas bisa menghadirkan pemimpin yang merangkul, bukan memukul.

"Mudah-mudahan 3 minggu ini bisa selesai dan lalui dengan baik dan siapa pun yang jadi ketum Golkar timbul kesadaran memimpin itu merangkul, bukan memukul, mudah-mudahan pemimpin yang baru dapat beri pencerahan," ungkapnya.

Bamsoet juga mengingatkan soal proses aklamasi dalam Munas yang sempat memecah belah Golkar. Dia menyebut bisa saja aklamasi akan membuat Golkar terpecah lagi.

"Kita ingat sejarah Golkar kenapa sempat pecah, Ancol dan Bali, itu karena aklamasi, bukan tidak mungkin kalau aklamasi yang kita paksakan nanti bisa berbuah yang sama, ini yang harus disadari, dihindari, dan direnungkan kita semua," ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA