Tuesday, 28 Jan 2020
Temukan Kami di :

Tak Melulu Buruk, Ini Lima Fakta Soal Konsumsi Nasi Putih

Aisyah Isyana - 12/11/2019 16:27

Beritacenter.COM - Nasi putih merupakan makanan pokok yang sangat jarang absen dalam hidangan yang disajikan masyarakat Indonesia. Bahkan, tak jarang sejumlah orang menilai jika bersantap menjadi kurang nikmat tanpa nasi putih.

Kendati begitu, nasi putih juga dianggap sebagai makanan yang dapat meningkatkan risiko penyakit. Selain fakta jika nasi putih di konsumsi sebagian besar masyarakat Indonesia, Berikut sejumlah fakta tentang nasi putih seperti yang dikutip dari Verywellfit.

1. Pemasok gula dan tenaga

Nasi putih dalam satu cangkirnya mengandung sebanyak 242 kalori yang terdiri dari 53 gram karbohidrat. Jumlah itu membuat nasi putih menjadi sumber karbohidrat utama. Kandungan karbohidrat pada nasi adalah karbohidrat bertepung, hanya sedikit karbohidrat yang berasal dari serat. Untuk itu, nasi putih mudah dicerna menjadi gula dan memasok energi dengan cepat menjadi tenaga.

Banyak atlet seperti atlet angkat besi yang memilih mengkonsumsi nasi putih sebagai pemasok energi yang cepat dan menmgisi ulang cadangan glikogen yang terkuras saat melakukan aktivitas berat.

2. Bebas lemak dan gluten

Nasi putih secara alami bebas gluten sehingga bisa menjadi pilihan karbohidrat yang bagus bagi penderita celiac, yaitu penyakit autoimun akibat mengonsumsi gluten. Selain itu, nasi putih juga hampir tidak mengandung lemak, menjadi pilihan tepat bila Anda benar-benar sedang menghindari konsumsi lemak.

3. Memicu alergi

Menurut Foods Committee, American Academy of Allergy, Asthma & Immunology, nasi putih bisa menjadi salah satu pemicu paling umum dari Sindrom Enterocolitis yang Dipicu Protein Pangan (FPIES).

FPIES merupakan radang usus kecil dan besar dengan gejala muntah dan diare. Biasanya, alergi nasi ini terjadi saat seseorang juga mengalami alergi jagung.

4. Tak selalu buruk

Nasi putih dan nasi merah sejatinya berasal dari satu sumber. Bedanya, nasi merah masih memiliki 'kulit' sehingga kaya akan serat dan nutrisi. Di sisi lain, nasi putih hanya menyisakan endosperma yang kemudian diproses untuk meningkatkan rasa dan memperpanjang usia penyimpanan.

Itu sebabnya nasi putih dianggap sebagai karbohidrat kosong karena kehilangan nutrisi utama. Inilah alasan mengapa nasi putih hanya disarankan untuk mengisi 40 persen dari setiap porsi makanan atau bahkan kurang. Sisanya harus berupa sumber protein dan vitamin, seperti daging, sayur-sayuran, serta buah.

Bila kombinasi tersebut sesuai dengan anjuran, maka konsumsi nasi putih terbilang sehat dan kecil kemungkinannya menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

5. Ringan untuk pencernaan

Karena mengandung sedikit serat dan mudah dicerna, nasi putih bisa menjadi pilihan saat Anda mengalami gangguan pencernaan. Mencampurnya dengan kaldu ayam dapat membuat kerja pencernaan semakin mudah.

Sebaliknya, nasi merah justru bisa memperparah gangguan pencernaan karena kandungan serat yang tinggi.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA