Sunday, 26 Jan 2020
Temukan Kami di :
Nasional

PARAH...! KPK "Kacangi" Laporan Jokowi Tentang Kasus Korupsi Besar

Dewi Sari Budi - 12/11/2019 19:41

FOKUS : KPK

Beritacenter.COM -Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan Presiden Joko Widodo menuturkan pernah melaporkan soal kasus korupsi besar ke KPK. Cerita itu disampaikan saat Jokowi menunjuknya menjadi Menko Polhukam.

Meski tak membeberkan kasus secara spesifik, Mahfud menyampaikan kasus korupsi besar itu tak kunjung diungkap KPK.

“Presiden menunjukkan, menyampaikan laporan ke KPK, ini, ini, ini, tapi enggak terungkap. Coba sekarang diperkuat itu kejaksaan, kepolisian. Sehingga kita normal kembali,” kata Mahfud saat menjamu para tokoh di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (11/11).

Dalam kesempatan itu, ucap Mahfud, Jokowi juga berpesan untuk memperkuat KPK. Namun ia tak menyebut spesifik cara memperkuat KPK yang dimaksud Jokowi.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut Jokowi menilai pemberantasan korupsi saat ini sudah baik. Namun ke depan harus lebih berani lagi.

“Pemberantasan Korupsi lebih hadir, lebih kuat. Caranya apa? Korupsi-korupsi besar itu diungkap,” ujar Mahfud.

Pada momen itu, Mahfud juga dititipi Jokowi terkait penegakan hukum. Ia diminta untuk menaikkan indeks penegakan hukum di Indonesia yang masih di bawah angka 50.

Selain itu, Jokowi juga menitipkan soal deradikalisasi. Mahfud sadar deradikalisasi bakal memicu polemik di publik. Karena itu, ia memulai langkah tersebut dengan mendefinisikan radikalisme untuk menghindari perdebatan lebih lanjut.

“Bagi hukum kita, radikal itu setiap upaya untuk membongkar sistem yang sudah mapan yang sudah ada dalam kehidupan bernegara dengan cara kekerasan. Dengan cara melawan orang lain yang berbeda dengan dia,” ucapnya.




Berita Lainnya

PARAH! BKN Mulai Mau Usir Para Honorer

24/01/2020 15:35 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA