Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Salah Kaprah, Minum Darah Ular Bisa Meningkatkan Vitalitas Tubuh

Anas Baidowi - 12/11/2019 14:15

Beritacenter.COM - Ular merupakan kelompok reptilia yang memiliki tubuh panjang dan tersebar luas di dunia. Ular bisa berbahaya dan bisa juga tidak. Ular bisa mematikan seperti yang dialami pemuda Depok yang tewas setelah dipatuk ular kobra. Namun, beberapa kelompok masyarakat mempercayai ular bisa dijadikan obat dan santapan lezat.

Masyarakat Vietnam sangat menggemari olahan daging ular. Sejumlah restoran di Vietnam menyajikan daging ular dengan cara dikukus atau digoreng bersama cabai.

Konon, memakan ular bisa memberikan manfaat untuk kesehatan. Makan ular diklaim bisa menyembuhkan demam, masalah pencernaan, dan nyeri.

Mereka juga mengklaim, mengkonsumsi bagian tertentu seperti empedu bisa meningkatkan vitalitas pria.

Benerkan demikian?.

Menurut ahli gizi, Saptawati Berdosono mengatakan, hingga saat ini belum ada yang bisa membuktikan khasiat dari mengonsumsi daging ular.

"Hingga sekarang belum ada penelitian yang membuktikan bahwa daging atau darah ulat bisa meningkatkan vitalitas tubuh dan menyembuhkan alergi," tutur Saptawati, Selasa (12/11).

Di Indonesia sendiri, ular tidak termasuk dalam tiga obat yang boleh diperjualbelikan yakni jamu, obat herbal, dan fitofarmaka.

Alih-alih memberikan manfaat, makan ular justru memiliki efek samping tertentu, karena tubuh ular penuh dengan bakteri dan parasit.

"Dalam tubuh ular mengandung sejumlah bakteri, salah satunya adalah Salmonella. Bakteri Salmonella bisa menyebabkan keracunan dan masalah pencernaan.

Sedangkan parasit yang terdapat dalam tubuh ular bisa menyebabkan infeksi. Seperti trichinosis yang menyerang usus, gnathostomiasis atau infeksi cacing, dan sparganosis yang menyebabkan kelemahan tulang.

 




Berita Lainnya

Ada Ribuan Balita Alami Gizi Buruk di Jakarta

10/12/2019 10:12 - Indah Pratiwi

Kanker Paru Bisa Dipicu dari Rokok dan Vape

06/12/2019 04:37 - Indah Pratiwi

7 Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

05/12/2019 12:00 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA