Tuesday, 10 Dec 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Dinilai Bahaya, Kemenkes Akui Kesulitan Melarang Peredaran Vape

Indah Pratiwi - 12/11/2019 05:07

Beritacenter.COM - Rokok elektrik alias vape saat ini masih jadi perbincangan banyak orang. Di satu sisi jadi penolong para perokok aktif, di satu sisi memicu perokok pemula untuk mencobanya.

"Kalau bicara rokok elektrik secara keseluruhan hasil beberapa diskusi dengan Pak Menko (PMK). Kita sudah sampai kesana, memang posisi kita melarang. Kalau kemudian nanti badan pom selaku yang punya otoritas pelarangan sebuah produk disana ya adalah hal yang baik," ujar Dirjen P2P Kemenkes RI dr. Anung Sugihantono, M. Kes di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019).

Apabila berpendapat, Kemenkes RI, menurut Anung secara tegas ia mengatakan pihaknya melarang peredaran alat yang kini tengah ramai digunakan para perkok.

"Dari awal statement kita melarang. Pelarangan bukan pembatasan. Kita tuh ngomong pelarangan konsumsi vape rokok elektrik di Indonesia," tegas Anung.

Namun, sayangnya adanya benturan aturan dan kebijakan lembaga lain dalam hal ini Kemenko PMK terkait produksi rokok maupun vape, mengingat ada tenaga kerja yang bergantung dengan industri rokok vape.

"Itulah bedanya kami dalam posisi konsumsi ada lembaga lain yang dalam posisi distribusi dan produksi. Produksi bukan kami kan ya yang mengatur. Distribusi bukan kami. Dalam tatanan itu kemenkes posisinya adalah melakukan pembatasan," ungkapnya.

"Seperti orang jualan minuman keras, saya nggak ngurusin produksinya tapi penjualannya hanya boleh disini yang beli hanya boleh ini. Mau dibawa keluar negeri kalau produksinya di kita ya boleh boleh aja. Konsumsi disini melarang, distribusi membatasi, produksi kita mengatur," sambung Anung.




Berita Lainnya

Kanker Paru Bisa Dipicu dari Rokok dan Vape

06/12/2019 04:37 - Indah Pratiwi

7 Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

05/12/2019 12:00 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA