Friday, 06 Dec 2019
Temukan Kami di :
Kesehatan

Rokok Elektrik dan Vape Dinggap Bahaya, Pemerintah Akan Melarang

Anas Baidowi - 11/11/2019 15:20

Beritacenter.COM - Masyarakat pecinta rokok belakangan ini banyak beralih ke rokok elektrik dan vape yang dianggap oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berbahaya karena mengandung Zat Adiktif.

Pemerintah berniat akan melarang penggunaan rokok elektrik dan vape, larangan tersebut diusulkan oleh BPOM.

"Payung hukumnya harus direvisi PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan. Kalau belum ada payung hukum BPOM tidak mengawasi dan melarang," kata Kepala BPOM, Penny Lukito, di Jakarta, Senin (11/11).

Dia mengungkapkan beberapa fakta ilmiah yang sudah ditemukan BPOM sekaligus menjadi dasar usulan pelarangn electronic nicotine delivery system (ENDS) di Indonesia. Bahkan,BPOM menemukan bahwa bahan baku vape mengandung senyawa kimia yang berbahaya.

"Fakta ilmiah BPOM menemukan bahwa rokok elektronik mengandung senyawa kimia berbahaya bagi kesehatan, di antaranya: nikotin, propilenglikol, Perisa (Flavoring), logam, karbonil, serta tobacco specific nitrosamines (TSNAs), dan diethylene glycol (DEG)," jelas dia.

Tidak hanya itu, lanjut Penny, klaim dari sisi kesehatan juga menyatakan bahwa vape sebagai produk aman dan menjadi metode terapi berhenti merokok merupakan studi yang subyektif.

"WHO menyatakan tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan rokok elektronik dapat digunakan sebagai terapi berhenti merokok," ungkap dia.




Berita Lainnya

Kanker Paru Bisa Dipicu dari Rokok dan Vape

06/12/2019 04:37 - Indah Pratiwi

7 Manfaat Daun Jambu Biji Untuk Kesehatan

05/12/2019 12:00 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA