Saturday, 28 Nov 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Peringati Hari Pahlawan, Bamsoet Singgung Ancaman Intoleran dan Radikalisme

Aisyah Isyana - 10/11/2019 15:15

Beritacenter.COM - Dihari peringatan Pahlawan 10 November hari ini, Ketua MPR Bambang Soesatyo berharap seluruh lapisan masyarakat tak hanya mengenang jasa pahlawan. Pria yang karib disapa Bamsoet itu berharap masyarakat dapat menerapkan spirit pahlawan dengan menjaga keutuhan NKRI.

"Saat ini perjuangan yang kita lakukan bukan lagi mengangkat bambu runcing ataupun senjata. Ancaman nyata saat ini adalah masalah intoleransi dan radikalisme. Tugas kita bersama untuk menjaga keutuhan NKRI," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Minggu (10/11/19).

Bamsoet mengjak seluruh elemen bangsa khususnya kaum muda untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan melakukan kegaitan yang positif. Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap geranasi muda dapat berkontribus mengharumkan nama bangsa Indonesia dan mejaga nilai-nilai luhur Pancasila.

"Kemendikbud melalui Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah harus memasukkan kembali kurikulum tentang pelajaran sejarah bangsa dan negara dalam mata pelajaran. Baik di tingkat SD, SMP, dan SMA, agar mengenal perjuangan para pahlawan untuk kemerdekaan Republik Indonesia," tuturnya.

Menurutnya, salah satu faktor maju tidaknya sebuah negara juga dapat dilihat dengan bagaimana para pemudanya. Untuk itu, generasi muda diharapkan dapat mengenal sejarah bangsanya sendiri.

"Ketahanan bangsa Indonesia dapat terwujud apabila generasi muda dapat mengenal jati diri bangsanya. Karenanya, sangat penting menumbuhkan rasa nasionalisme yang tinggi di kalangan milenial," urainya.

Bamsoet juga berpesan kepada para koleganya untuk selalu menjaga amanah sebagai pejabat publik penyelenggara negara. Dia berharap amanah itu dapat dijaga sebaik mungkin, hingga dapat menjadi teladan bagi generasi selanjutnya. =

"Apa yang kita nikmati hari ini merupakan buah dari perjuangan pendahulu bangsa. Karenanya, kita juga harus meninggalkan berkah bagi generasi mendatang. Menjadi Pahlawan di masa kini tak perlu mengorbankan harta apalagi nyawa. Cukup dengan menjadi warga negara yang baik, dan menjalankan amanah sebagai pejabat publik dengan sebaik mungkin dalam berjuang membangun bangsa," pungkasnya.

Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, dipimpin langsung Presiden Joko Widodo yang turut didampingi Wapres KH Ma'ruf Amin. Ketua MPR Bambang Soesatyo turut hadir pada upaca itu bersama para menteri dan pejabat setingkat.

Sejumlah menteri dan pejabat setingkat yang hadir pada kesempatan itu yakni, Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Juliari Batubara, Menteri Agama Fachrul Razi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA