Thursday, 30 Jan 2020
Temukan Kami di :
News

Gugat Bambang Sujagad Rp44,9 M, Wiranto Minta Utang Dibayar Beserta Bunga

Aisyah Isyana - 06/11/2019 08:45

Beritacenter.COM - Wiranto menggugat Bambang Sujagad Susanto lantaran dinilai telah melakukan wanprestasi/ingkar janji/cedera janji. Bambang dinilai tak melaksanakan dan mentaati surat perjanjian tertanggal 24 November 2009, terkait penitipan dana SGD 2.310.000.

"Memerintahkan Tergugat (Bambang Sujagad Susanto) untuk mengembalikan dana sebesar SGD 2.310.000 yang jika dirupiahkan setara dengan Rp 23.663.640.000 kepada Penggugat (Wiranto)," demikian bunyi gugatan Wiranto yang dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (SIPP PN Jakpus), Selasa (5/11/2019).

Baca juga : Terkait Penitipan Dana, Eks Menko Polhukam Wiranto Tuntut Bambang Rp 44,9 Miliar

Tak hanya menuntut pengembalian uang pinjaman, eks Menko Polhukam ini juga meminta Bambang membayar bunga dan kerugian selama 10 tahun menjadi total Rp44,9 miliar. Jumlah ini nyaris dua kali lipat lantaran Bambang dituntut membayar ganti rugi sebesar Rp2,8 miliar berikut membayar bunga Rp18,5 miliar.

"Menghukum tergugat (Bambang) untuk membayar bunga yang dihitung sejak 24 November 2009 hingga tanggal gugatan a quo diajukan, yaitu sebesar Rp 18.509.699.208," papar Wiranto.

Dalam kasus ini, Wiranto memberikan kuasa kepada Adi Warman untuk meminta PN Jakpus menyatakan sah dan mengikat surat perjanjian tersebut bagi kedua belah pihak. Wiranto juga meminta PN Jakpus menyatakan sah dan berharga sita jaminan yang telah diletakkan dalam perkara tersebut. Apabila tak juga memenuhi isi putusan ini, Wiranto meminta agar tergugat dihukum memabayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 5 juta per hari.

"Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dijalankan lebih dahulu walaupun ada perlawanan (verzet), banding atau kasasi," pungkas Wiranto.

Usai mencuat dan ramai jadi perbincangan publik, belakangan diketahui jika Bambang Sujagad merupakan mantan Bendahara Umum Partai Hanura. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebut kader Hanura bertanya-tanya soal perkara tersebut.

"Gugatan Wiranto kepada Bambang Sujagad Susanto telah membuat kader-kader Hanura bertanya-tanya dan panasaran, uang apakah yang dititipkan oleh Wiranto kepada Bambang Sujagad?" kata Inas dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (5/11).

Kala itu, yakni di tahun 2009, Inas menyebut Wiranto dan Bambang merupakan petinggi partai Hanura. Wiranto merupakan Ketua Umum Partai Hanura, sementara Bambng Sujagad sebagai Bendahara Umum Partai Hanura. Inas meminta Wiranto memberi klarifikasi terkait gugatan pinjaman Rp23 miliar tersebut.

"Angka sebesar SGD 2.310.000 atau setara dengan Rp 23 miliar bukanlah jumlah yang kecil, apalagi jika uang tersebut disebutkan sebagai titipan kepada Bambang Sujagad yang pada saat itu sedang menjabat juga sebagai Bendahara Umum Partai Hanura. Jadi Wiranto perlu mengklarifikasi melalui media, uang apakah dan dari mana sumbernya sehingga harus dititipkan kepada Bambang Sujagad," kata Inas.




Berita Lainnya

Ketua Umum PKB Cak Imim Diperiksa Penyidik KPK

30/01/2020 02:15 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA