Saturday, 07 Dec 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Ahok ke Anies: E-Budgeting Baik Jika Tak Ada Niat Korupsi

Lukman Salasi - 31/10/2019 12:08

BeritaCenter.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyalahkan sistem e-budgeting yang digagas Gubernur sebelum dirinya terkait banyaknya kejanggalan dan masalah dalam penganggaran. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) lantas menyindir Anies.

Ahok menegaskan sistem e-budgeting akan selalu berjalan baik jika tak ada niat untuk melakukan mark up atau maling terhadap anggaran.

"Sistem itu berjalan baik jika yang input datanya tidak ada niat mark up, apalagi maling. Untuk mencegah korupsi, hanya ada satu kata, transparansi sistem yang ada," sebut Ahok, Kamis (31/10/2019).

Sistem e-budgeting pertama kali digagas oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Saat itu, Ahok menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Diberitakan sebelumnya, Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 DKI Jakarta memiliki banyak kejanggalan. Sejumlah komponen pengadaan jadi sorotan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, dari jalur sepeda, penjepit kertas, pulpen, hingga lem Aibon yang dianggap kemahalan.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA