Friday, 03 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

DKM Masjid Al-Falaah Berharap Adanya Jalan Keluar Damai di Kasus Ninoy Karundeng

Aisyah Isyana - 24/10/2019 20:10

Beritacenteer.COM - Pihak DKM Masjid Al-Falaah, Pejompongan, Jakarta Pusat, berharap dapat berdamai dengan pegait medsos Ninoy Karundeng. Harapannya, kasus penganiayaan yang menimpa Ninoy dapat segera diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

"Jadi kami juga mengharapkan kepada pihak korban saudara Ninoy untuk sama-sama memberikan jalan keluar secara kekeluargaan berdamai," kata Ketua Harian DKM masjid Al Falah, Ferry di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Baca juga :

Para tersangka dalam kasus ini, jelas Ferry, sudah menyesali perbuatan mereka. Mereka pun sudah menjalani proses hukum yang berlaku. "Semua proses hukum sudah dijalani para terduga sampai situ aja," imbuhnya.

Kedatangan Ferry ke Mapolda Metro Jaya, diakuinya untuk mengantar Shairil Anwar yang sempat dicari polisi terkait kasus penganiayaan Ninoy. Ferry menyebut Sharil mendatangi DKM untuk diantarkan menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

"Kami dari DKM ikut bertanggung jawab atas kejadian memang terjadi di masjid kami," kata Ferry.

Sharil sendiri diantar ke Mapolda Metro Jaya siang tadi, sekira pukul 13.00 WIB. Sharil merupakan suami dari dr Insani yang juga merupakan tersangka dalam kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Sharil sempat menjadi buron polisi terkait kasus penganiayaan Ninoy Karundeng. Dalam kasus itu, Sharil disebut berperan memberikan komando untuk melakukan penganiayaan dan intimidasi terhadap korban.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan 15 tersangka dalam kasus penganiayaan Ninoy. Ke-15 tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, Bernard Abdul Jabbar yang juga Sekjen PA 212, Jerri, dokter Insani dan suaminya Shairil.




Berita Lainnya

Melanggar PSBB, 19 Orang Ditangkap Polisi

03/04/2020 14:13 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA