Tuesday, 24 Nov 2020
Temukan Kami di :
News

Video Penjelasan Panitia HSN Cianjur Yang Direcoki Eks HTI

Anas Baidowi - 24/10/2019 09:34

Beritacenter.COM - Salah satu setering komite Panitia Hari Santri Nasional Cianjur, Deden Usman Ridwan membeberkan fakta kejadian saat acara hari santri nasional di Cianjur, Jawa Barat (Jabar), yang dihadiri gerombolan orang membawa mendera HTI.

Melalui rekaman video, Deden memaparkan kronologis kejadian dilapangan saat perayaan Hari Santri Nasional 2019 di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, kelompok-kelompok yang ingin mengacaukan pelaksanaan Hari Santri dimulai sejak pawai di lapangan Pasirhayam dengan membawa spanduk bertuliskan Khilafah dan bendera hitam dan putih yang indikasinya adalah eks orang-orang HTI yang organisasinya dilarang pemerintah.

"Panitia sudah sikapi dari awal pawai di Pasirhayam, kami pantau pergerakan mereka," kata Deden dalam video viralnya.

Setibanya dialun-alun, lanjutnya, bermunculan bendera bertuliskan Tauhid berwarna hitam dan putih. Panitia menghimbau kemudian kita amankan satu persatu dengan cara yang baik dengan memberikan pemahaman-pemahaman yang baik.

Namun sayangnya ada sekelompok yang mengatasnamanakn pecinta habib bahar, kemudian panita menanyakan asal usul santri dari mana.

"Kelompok tersebut mengatakan bukan santri, hanya pecinta Habib Bahar," tuturnya.

Panitia berulang kali mengimbau bahwa bendera yang dibawa adalah simbol-simbol HTI, kelompok tersebut tidak menerimanya dan terus memancing panitia, sehingga turunlah anggota Banser Pusat dengan merampas bendera putih bertuliskan 'Lailahaillallah' berwana biru.

"Disinilah akhirnya opini banyak berkembang, ada yang bilang kami anti terhadap bendera liwa dan rayah nya Rasulullah. Padahal tulisan bendera Rasulullah bukan warna biru," tuturnya.

Kemudian mereka terus memancing dengan berjoget-joget dengan dada terbuka.
Berikut video lengkapnya:

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA