Sunday, 08 Dec 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Menko Polhukam Mahfud MD Janji Selesaikan Kasus HAM Berat

Lukman Salasi - 24/10/2019 07:36

BeritaCenter.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Mahfud MD sebagai Menko Polhukam di Kabinet Indonesia Maju. Dipercaya sebagai Menko Polhukam, Mahfud MD menyatakan siap selesaikan kasus HAM berat masa lalu.

Mahfud berencana ingin kembali menghidupkan UU Rekonsiliasi dan Kebenaran yang dulu dibatalkan MK.

"Kita harus selesaikan. Kita dulu sudah pernah ada UU rekonsiliasi dan kebenaran. Itu penting untuk dibuka lagi. Kenapa dulu dibatalkan oleh MK dan MK memerintahkan supaya dihidupkan tapi diperbaiki lagi isinya," kata Mahfud di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Namun 16 tahun berjalan hingga kini, UU tersebut belum juga diperbaiki. Mahfud menegaskan akan mempelajari lagi mengenai penyelesaian kasus-kasus HAM tersebut.

"Kita akan lihat nanti, dan saya akan lihat, ada beberapa mungkin yang perlu dilihat kedaluarsanya kasus itu kemudian manfaat dan mudaratnya dalam setiap agenda penyelesaian itu," ujarnya.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengatakan Mahfud merupakan orang yang jauh dari beban masa lalu. Karenanya dinilai bisa memberi harapan penuntasan kasus pelanggaran HAM.

"Terpilihnya Profesor Mahfud Md sebagai Menko Polhukam, yang jauh dari beban masa lalu, tentu diharapkan dapat lebih berani, jernih, dan cepat dalam melaksanakan sejumlah agenda penuntasan kasus pelanggaran HAM yang berat," kata komisioner Komnas HAM M Choirul Anam melalui keterangan tertulis.

Agenda penuntasan kasus HAM diharap bisa menjadi prioritas Mahfud selama masa jabatannya. Mahfud yang merupakan guru besar hukum dinilai bisa membuat penuntasan kasus HAM berjalan lebih baik.

"Agenda HAM diharapkan menjadi prioritas Profesor Mahfud, sebagai orang dengan pemahaman hukum yang baik, berasal dari kalangan sipil, dan terutama beliau mempunyai latar belakang yang jauh dari beban masa lalu pelanggaran HAM yang berat," ujar Choirul.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA