Saturday, 07 Dec 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Tolak Jokowi Jadi "Presiden" PA 212 Tinggal Di "Hutan Aja Bro...."

Indah Pratiwi Budi - 23/10/2019 12:20

Beritacenter.COM - Pelantikan Jokowi-Ma’ruf ini tentu menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Ada yang senang bercampur bahagia karena capres yang didukungnya selama ini, akhirnya terpilih lagi jadi presiden. Namun, tidak sedikit diantaranya yang tidak setuju, Jokowi kembali memimpin negeri ini.

Pertanyaannya, siapa atau kelompok mana yang tidak setuju Jokowi-Ma’ruf memimpin Indonesia untuk 5 tahun ke depan? Siapa lagi kalau bukan gerombolan PA 212.

Penolakan itu disampaikan oleh Ketua PA 212, Slamet Maa’rif.

Jubir FPI itu mengatakan, PA 212 menuruti hasil Ijtima Ulama jilid 4, yang salah satu hasil rekomendasinya adalah menolak hasil Pilpres 2019, dengan alasan terdapat kecurangan.

“PA 212 berpegang pada hasil Ijtima Ulama 4. Salah satu poin utamanya menolak kekuasaan yang dihasilkan dari kecurangan dan kezaliman, serta menjaga jarak dengan kekuasaan tersebut,” ujar Slamet, (20/10).

Slamet menambahkan, tidak akan pernah mau melakukan rekonsiliasi dengan pihak manapun yang selama ini mereka anggap telah melakukan kriminalisasi terhadap ulama.

Selamet juga mengatakan, PA 212 akan terus menjadi pihak yang melawan pemerintah. Bahkan, mereka berjanji demi langit dan bumi, tidak akan merapat ke pemerintahan Jokowi. Meskipun capres/cawapres yang didukungnya, Prabowo-Sandi memberi sinyal kuat akan merapat ke istana.

Ia pun tidak bisa menutupi kekecewaannya terhadap keputusan Prabowo yang mau begitu saja bertemu dengan Presiden Jokowi, dan mau menghadiri pelantikannya sebagai presiden periode kedua.

“Kami menyayangkan keputusan Prabowo Subianto, yang pastinya melukai perasaan pendukungnya, termasuk emak-emak militan,” ujarnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA