Monday, 18 Nov 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Prabowo Resmi Jabat Menhan, Ormas Radikal Terancam Dibubarkan

Anas Baidowi - 23/10/2019 10:04

Beritacenter.COM - Prabowo Subianto resmi dilantik menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah dilantik sebagai "Kabinet Indonesia Maju" di Istana Negara, Rabu (23/10).

Presiden mempercayakan kursi Menhan ke lawan politiknya Prabowo Subianto untuk mendukung roda pemerintahan lima tahun ke depan. Keputusan Presiden dinilai sangat tepat karena Prabowo selama ini dikenal dengan orang yang berani dan tegas.

Untuk itu, Ketua Ikatan Alumni ITB Teknik Industri, Made Dana Tangkas mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik masuknya Prabowo dalam Kabinet Jokowi-Ma'ruf. Diapun meminta agar 100 hari kerja Prabowo mampu tegas membubarkan ormas-ormas radikal, seperti FPI.

"Keputusan Presiden sangat tepat memilih Prabowo dalam kabinetnya untuk memberantas tegas ormas-ormas radikal yang selama ini bernaung dibelakang koalisi Prabowo-Sandi," katanya.

Presiden Institut Otomotif Indonesia (IOI) itu meminta dalam 100 hari kerjanya Prabowo agar membubarkan ormas radikal FPI. Menurutnya, Prabowo harus melakukan itu sebagai langkah awal Menhan sebelum memasuki fokus kerja utamanya.

"Bersihkan sampah-sampah di tanah air yang selama ini kerap mejadi biang kerusuhan politik nasional," tuturnya.

"Soal catatan hitam dari ormas radikal FPI bagi kami dari Alumni ITB, kemungkinan tidak perlu dijelaskan lagi, karena publik sudah mengetahuinya," terangnya.

Untuk diketahui, saat ini izin ormas FPI telah habis masa berlakunya sejak 20 Juni 2019, dan hingga kini Pemerintah belum berani mengeluarkan pernyataan tegas akan pembubaran ormas tersebut.

 




Berita Lainnya

LSI Denny JA "Kepercayan Publik Ke KPK Menurun"

15/11/2019 18:00 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA