Sunday, 13 Jun 2021
Temukan Kami di :
Internasional

Rusia dan Turki Sepakat untuk Pukul Mundur Militer Kurdi

Diketahui juga jika kesepakatan tersebut terjadi saat gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat berakhir pada hari Selasa. Kesepakatan di hari Selasa mendukung kembalinya pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke perbatasan bersama pasukan Rusia, menggantikan pasukan Amerika yang telah berpatroli di wilayah itu selama bertahun-tahun dengan bekas sekutu Kurdi mereka sebelumnya.

Sari Intan Putri - 23/10/2019 10:02

Beritacenter.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Valdimir Putin sepakat untuk mengusir milisi Kurdi YPG dari perbatasan di timur laut Suriah. Kesepakatan Turki dan Rusia pada Selasa kemarin dianggap kemenangan keduanya, tapi kekalahan bagi Amerika Serikat.

Diketahui juga jika kesepakatan tersebut terjadi saat gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat berakhir pada hari Selasa. Kesepakatan di hari Selasa mendukung kembalinya pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad ke perbatasan bersama pasukan Rusia, menggantikan pasukan Amerika yang telah berpatroli di wilayah itu selama bertahun-tahun dengan bekas sekutu Kurdi mereka sebelumnya.

Berdasarkan perjanjian antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Tayyip Erdogan, kedua negara mengatakan polisi militer Rusia dan penjaga perbatasan Suriah akan mulai memindahkan YPG 30 km dari perbatasan Turki pada hari Rabu.

Enam hari kemudian, pasukan Rusia dan Turki bersama-sama akan mulai berpatroli di jalur sempit 10 km di "zona aman" yang telah lama dicari Ankara di Suriah timur laut.

Setelah enam jam pembicaraan dengan Erdogan di resor Laut Hitam Sochi, Putin menyatakan kepuasannya pada keputusan yang disebutnya sebagai kesepakatan penting untuk menyelesaikan situasi yang cukup tegang yang telah berkembang di perbatasan Suriah-Turki.

Kesepakatan yang ditengahi AS pekan lalu, yang secara teknis berakhir pada 19.00 GMT pada hari Selasa, dibatasi bagian tengah dari jalur perbatasan antara kota-kota Suriah di Tel Abyad dan Ras al Ain, di mana pasukan Turki memfokuskan serangan militer mereka.

Di bawah kesepakatan dengan Moskow, panjang wilayah perbatasan tempat YPG akan mundur adalah lebih dari tiga kali ukuran wilayah yang dicakup oleh perjanjian AS-Turki, yang mencakup sebagian besar wilayah yang ingin dimasukkan oleh Turki.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA