Wednesday, 13 Nov 2019
Temukan Kami di :
Kriminal

Massa FPI Geruduk Tablig Akbar 'Gus Miftah', Panitia: Mereka Preman

Anas Baidowi - 23/10/2019 06:38

Beritacenter.COM - Tablig Akbar Miftah Maulana Habiburrahman atau dikenal dengan Gus Miftah didatangi sejumlah massa dari sebuah ormas di Cianjur, Jawa Barat. Massa tersebut mengaku dari anggota Front Pembela Islam (FPI).

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto menjelaskan, massa FPI memprotes soal adanya penampilan dari band Wali dalam acara tersebut, meski sebenarnya band Wali hanya menampilkan lagu-lagu rohani.

"Gesek-gesek saja, sudah saya damaikan di kantor. Ada yang protes bendera disuruh diberhentikan. Eh katanya kok ada lagu Wali?," kata Juang.

Baca Juga : Buktikan Tak Ada Rekayasa, Polisi Pamerkan Barang Bukti Kasus Ninoy

Berdasarkan informasi dari panitia yang enggan disebut namanya, tablig akbar yang digelar di Alu-alun Cianjur dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional, massa datang kemudian memprotes soal adanya penampilan dari band Wali dalam acara tersebut.

"Ada pihak-pihak yang mencoba memprovokasi itu. Sampai naik ke panggung," kata Panitia saat dikonfirmasi, Rabu (23/10).

Dia melanjutkan, massa yang datang ke acara seperti preman disandangi santri. Ribuan jamaah yang hadir akhirnya tidak bisa mendengarkan ceramahnya Gus Miftah demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami mereka bukan santri, katanya sih tersinggung dengan kalimat tauhid, saya sendiri nggak tahu," kata panitia tersebut.

Baca Juga: Polisi Menentang Anggapan Kasus Ninoy Adalah Rekayasa

Berdasarkan keterangan Kapolres, Polres Cianjur menjadi mediator dengan menampung tuntutan dari pihak yang mendatangi tablig akbar dan pihak panitia.

Menurutnya, sejumlah massa yang datang ini awalnya mengaku dari FPI. Namun saat dalam proses mediasi, massa tersebut tak mau disebut dari FPI.

"Ngakunya FPI. Tapi dia nggak mau ngomong dari FPI. bilangnya bukan, Pak. itu pribadi," kata Juang.

 




Berita Lainnya

Densus 88 Ringkus Terduga Perakit BOM di Depok

13/11/2019 17:31 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA