Thursday, 14 Nov 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Kini Penerbitan Sertifikat Halal Tidak Lagi Ditangani MUI, Melainkan Oleh Kemenag

Baharuddin Kamal - 16/10/2019 19:25

BeritaCenter.COM - Pengurusan sertifikat halal untuk makanan, minuman dan berbagai produk lainnya di Indonesia kini dipegang oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dibawah Kementerian Agama (Kemenag). Dengan demikian penerbitan sertifikat halal tidak lagi di bawah kewenangan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan bahwa selama ini kewenangan MUI bersifat sukarela. Keputusan ambil alih wewenang oleh BPJPH itu ialah untuk mengikuti yang telah diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

"Sekarang ini mandatory karena sudah diatur oleh UU, dan dilakukan oleh negara melalui BPJPH," kata Lukman di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).

Meski begitu, Lukman mengatakan, kalau MUI masih berwenang untuk menentukan apakah suatu produk tersebut halal atau tidak. Hanya saja MUI tidak dilibatkan dalam Proses pembuatan sertifikat halal yang diajukan oleh perusahaan.

Kemudian MUI juga masih memiliki kewenangan untuk mengeluarkan sertifikasi bagi auditor halal.

"Setiap auditor harus bekerja setelah dia mendapatkan sertifikat dan itu dikeluarkan oleh MUI. Jadi MUI masih mendapatkan kewenangan-kewenangan dalam hal- hal tertentu," tandasnya.




Berita Lainnya

Jumlah Ojek Online Bakal Dibatasi

14/11/2019 02:23 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA