Sunday, 17 Nov 2019
Temukan Kami di :
News

Polisi Sebut Rencana Teror Bom Abu Zee Cs Tak Terkait Pelantikan Jokowi

Aisyah Isyana - 16/10/2019 16:57

Beritacenter.COM - Aksi teror bom bunuh diri disebut direncanakan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) jaringan Bekasi pimpinan Abu Zee, di Solo dan Yogyakarta. Namun, polisi menyebut rencana teror bom itu tak terkait dengan pelantikan Presiden Jokowi.

Meski Presiden Jokowi berasak dari Solo, polisi memastikan rencana teror itu tak terkait dengan pelantikan presiden. "Enggak, itu beda," kata Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai saat ditemui di Mapolresta Surakarta, Rabu (16/10/2019).

Baca juga :

Kendati begitu, polisi sendiri telah berkoordinasi dengan Paspampres guna mengantisipasi kemungkinan lain yang terjadi. Andy menyebut pihaknya akan meningkatkan pengamanan, baik setelah adanya ancaman Abu Zee cs maupun menjelang pelantikan presiden.

"Pengamanan VVIP di ring 1 tetap kami koordinasikan dengan Paspampres. Ring 2 dan 3 dilakukan oleh gabungan kepolisian dan TNI," ujar Andy.

Sementara soal lokasi yang diincar Abu Zee, Andy mengaku belum mengetahui secara detail. Kendati begitu, dia memastikan pihaknya akan memperketat pengamanan dan mengantisipasi gamggimam kamtibmas di Solo.

Tak hanya di kediaman presiden, pengamanan juga dilakukan polisi di objek vital seperti mal, tempat wisata, tempat ibadah, stasiun dan terminal. Patroli disejumlah titik juga akan terus ditingkatkan petugas.

"Pintu-pintu masuk kota juga kami pantau. Termasuk anggota kami di lapangan juga harus lebih waspada dan menjaga keamanan diri sendiri," ujar Andy.

Untuk diketahui, penangkapan penusuk Menko Polhukam Wiranto, Syahrial Alamsyah (SA) alias Abu Rara, membongkar jaringan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di berbagai wilayah serta rencana-rencana aksi teror mereka. Diketahui, jika jaringan teroris JAD Bekasi pimpinan Abu Zee, yang menaungi Abu Rara, merencanakan aksi teror di Solo dan Yogyakarta.

"Hasil pemeriksaan oleh Tim Densus, bahwa pengantin bom bunuh diri sudah disiapkan untuk melaksanakan aksi teror nanti di Solo dan DIY," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Selasa (15/10/2019).




Berita Lainnya

Ini Nama Cucu Baru Presiden Jokowi

15/11/2019 22:11 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA