Monday, 18 Nov 2019
Temukan Kami di :
News

Update Korban Topan Hagibis: 74 Tewas, 12 Hilang, Ratusan Luka-luka

Aisyah Isyana - 16/10/2019 16:23

Beritacenter.COM - Pencarian terhadap korban hilang bencana Topan Hagibis di Jepang, masih terus dilakukan petugas penyelamat gabungan. Hingga saat ini, jumlah korban tewas mencapai 74 orang. Rata-rata korban meninggal akibat tenggelam akibat banjir luapan sungai.

Laporan media publik NHK seperti dilansir The Star, Rabu (16/10/2019), terdapat 12 orang hilang dan lebih dari 220 orang luka-luka akibat Topan Hagibis yang menerjang Jepang pekan lalu. Tercatat, di wilayah bagian timur pulau Honshu sungai meluap sebanyak 52 sungai.

Korban paling banyak terdapat di wilayah Prefektur Fukushima, Tokyo bagian utara. Terdapat sejumlah tanggul meluap di sekitar 14 lokasi di sepanjang Sungai Abukuma yang berkelok-kelok di sejumlah kota di prefektur agrikultural tersebut.

NHK melaporkan sedikitnya ada 25 korban tewas, diantaranya berasal dari Fukushima. Puluhan korban itu diantaranya seorang ibu dan anak yang tewas usai terjebak genangan banjir. Ada satu anak lainnya yang masih dilaporkan hilang.

Saat ini, warga di Fukushima masih sibuk membersihkan rumah mereka yang sempat terendam banjir imbas Topan Hagibis. Sampah-sampah hingga furniture rusak tampak dikumpulkan warga di jalanan depan rumah mereka.

Beberapa warga Koriyama, salah satu kota terbesar di Fukushima, mengaku kaget dengan banjir yang menerjang tempat mereka. Pihak kepolisian masih melakukan pencarian ke rumah-rumah warga, guna memastikan tak ada warga yang terjebak atau pun membutuhkan pertolongan. 

"Sungai ini belum pernah meluap seperti ini sebelumnya, dan beberapa rumah tersapu banjir sepenuhnya. Saya pikir ini mungkin saatnya untuk menggambar ulang peta bahaya dan mempertimbangkan kembali rencana evakuasi," tutur Masaharu Ishizawa, seorang warga setempat yang berusia 26 tahun dan bekerja sebagai guru sekolah menengah.




Berita Lainnya

Ini Nama Cucu Baru Presiden Jokowi

15/11/2019 22:11 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA