Thursday, 14 Nov 2019
Temukan Kami di :
Politik

Gerindra Ngaku Tunggu Jokowi Soal Koalisi, Prabowo Siap Jika Negara Memanggil?

Iya (menunggu Pak Jokowi). Jadi tentu kami persilakan apabila Pak Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan membutuhkan dan bersesuaian dengan konsepsi Gerindra. Tentu Gerindra dengan kesanggupannya kita akan bekerja

Aisyah Isyana - 16/10/2019 15:25

Beritacenter.COM - Prabowo Subianto disebut telah menyampaikan sikap politiknya kepada para kader dan pengurus Gerindra. Soal masuk tidaknya Gerindra ke koalisi, Prabowo disebut tengah menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Iya (menunggu Pak Jokowi). Jadi tentu kami persilakan apabila Pak Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan membutuhkan dan bersesuaian dengan konsepsi Gerindra. Tentu Gerindra dengan kesanggupannya kita akan bekerja," kata juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak di sela Rapimnas Gerindra, di Kompleks Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: 

Pada kesempatan itu, Dahnil memang tak secara gamblang menegaskan jika Gerindra bersedia masuk ke pemerintahan. Namun, Dahnil menyebut jika Prabowo pasti akan siap jika negara memanggil.

"Kalau bahasa Pak Prabowo itu adalah bila negara memanggil tidak ada alasan. Karena Pak Prabowo tadi ya patriotisme itu penting jadi untuk kepentingan bangsa dan negara pilihan-pilihan politik yang tadi dalam rangka merukunkan dalam rangka kemajuan bangsa dan negara," ungkapnya saat ditanya apakah pernyataan Prabowo menyiratkan ketersediaan Gerindra masuk ke koalisi.

Untuk itu, Dahnil kembali mengembalikan semua keputusan ke tangan Presiden Jokowi. Terlebih, Jokowi sendiri akan kembali memimpin Indonesia dalam 5 tahun ke depan.

"Tentu. Yang memimpin kan beliau yang akan menggunakan itu beliau jadi sangat tergantung. (Jadi) Tergantung dengan Pak Jokowi, yang jelas kita sudah sampaikan konsepsinya. Itu yang paling penting. Apakah Pak Jokowi membutuhkan akan menjalankan keputusan itu dengan diblended yang selama ini jadi visi misi beliau," kata Dahnil.

"Kemudian kedua apakah kemudian konsepsi itu juga akan ditawarkan kepada Gerindra untuk menjalankannya atau apakah kemudian hanya gubakan konsepsi itu tapi tidak menggunakan kader Gerindra atau kedua-duanya terserah. Yang jelas sekarang Pak Prabowo itu berupaya memastikan beliau tidak berhenti berikan kontribusi utk bangsa dan negara maka disampaikan konsepsi itu. Dan itu akan tergantung apakah Pak Jokowi gunakan atau tidak," imbuh dia.

Sementara terkait respon kader dan pengurus Gerindra terkait hal itu, Dahnil menyebut jika mereka telah menyerahkan semuanya kepada Prabowo. Dahnil menyebut kader Gerindra akan mengikuti semua keputusan Prabowo.

"Kader rata-rara samina wa athona ikut dengan keputusan Pak Prabowo. Karena memang sejak awal, Dewan Pembina Gerindra juga menyampaikan menyerahkan seluruh keputusan politik terkait dengan berkoalisi atau tidak itu kepada Pak Prabowo. Pun demikian kader," kata Dahnil.

Diberitakan sebelumnya, Prabowo telah menyampaikan sikap politiknya secara tertutup di dalam Rapimnas Gerindra. Ada tiga sikap politik yang disampaikan. Namun, sikap politik tersebut belum memberi ketegasan apakah Gerindra akan merapat ke pemerintah atau tidak.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA