Thursday, 30 Jan 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Ringkus 3 Begal Sadis Bersenpi dan Sajam di Bogor, Polisi Bolongi Kaki Pelaku

Aisyah Isyana - 15/10/2019 12:03

Beritacenter.COM - Jajaran Polres Bogor membekuk komplotan begal sadis yang tak segan melukai korbannya. Pelaku berjumlah tiga orang berinisial IF, MS, dan JML. Ketiga pelaku beraksi dengan membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam).

Pelaku yang berbekal sajam dan senpi itu tak segan-segan melukai korbannya saat membegal sepeda motor targetnya. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku yang mencoba melawan saat ditangkap.

Baca juga :

"Terhadap dua pelaku yang melakukan perlawanan, kita lakukan tindakan tegas dengan senjata api," kata Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni di Polres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (15/10/2019).

Polisi menembak dua tersangka dibagian lutut dan betisnya. Setelah diperiksa lebih lanjut, diketahui jika ketiga pelaku merupakan residivis yang pernah ditahan di Polda Metro Jaya. Para pelaku diketahui telah mencuri ribuan sepeda motor.

"Modusnya yang bersangkutan melakukan dulu dengan kunci leter T. Ketiga orang ini bekerja dari Senin sampai Kamis di wilayah Jabodetabek. Untuk Jumat sampai Minggu, mereka pulang ke wilayah Lampung Timur. Karena yang bersangkutan juga, satu hari itu minimal 5 motor," jelasnya.

Penangkapan terhadap ketiganya dilakukan polisi disebuah kotrakan di wilayah Nanggewer, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (13/10) lalu. Kasus ini masih terus dikembangkan polisi guna meringkus kemungkinan pelaku lainnya, termasuk penadah dalam kasus tersebut.

"Sekarang kita jerat dengan kasus tindak pidana curas dan curanmor, sanksi hukuman pidana di atas 5 tahun penjara," tutur Joni.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi menyebut komplotan begal itu kerap beroperasi di tempat keramaian. Para pelaku beraksi pada malam hari maupyn siang hari.

"Dia (pelaku) lebih kepada objek-objek vital, seperti tempat keramaian, minimarket, atau tempat ibadah. Waktu mereka beroperasi itu tentatif. Targetnya itu wajib satu hari dapat 5 motor," ujar Benny.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA