Thursday, 23 Jan 2020
Temukan Kami di :
News

PPP: Demo BEM di Pelantikan Presiden Rentan Ditunggangi Kelompok Anti-Jokowi

Soal demo di hari pelantikan, itu konteksnya sudah jauh melenceng. Bahwa nantinya bisa ditunggangi oleh kelompok-kelompok anti-Jokowi yang berusaha menggagalkan pelantikan

Aisyah Isyana - 10/10/2019 11:24

Beritacenter.COM - PPP menyebut rencana aksi demo Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di hari pelantikan Jokowi, sudah melenceng dari konteks. Aksi demo itu dikhawatirkan ditunggangi pihak yang tak bertanggung jawab.

"Soal demo di hari pelantikan, itu konteksnya sudah jauh melenceng. Bahwa nantinya bisa ditunggangi oleh kelompok-kelompok anti-Jokowi yang berusaha menggagalkan pelantikan," ujar Wasekjen PPP, Achmad Baidowi kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).

Baca juga :

Dia mengaku tak mempermasalahkan adanya demo mahasiswa, lantaran merupakan sebagai hal yang lumrah dalam demokrasi. Kendati begitu, pria yang karib disapa Awiek ini beraharap pelaksanaan aksi demo juga dilakukan dengan mempertimbangkan situasi serta kondisi.

"Demonstrasi merupakan hal lumrah saja dalam iklim demokrasi. Namun demonstrasi tidak boleh mengganggu ketertiban umum apalagi anarkistis," katanya.

Sementara menyinggung soal perppu KPK, Awiek meminta agar mahasiwa mempercayakan pada proses konstitusi. Terlebih, judicial review terhadap UU KPK sendiri sudah diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Soal deadline, itu keliru. Mau terbit perppu lha revisi UU-nya belum sah menjadi UU. Lagian perppu itu harus dilihat dari aspek persyaratan yakni kegentingan yang memaksa. Saat ini UU tersebut sudah diajukan judicial review terhadap MK, maka prosesnya ditunggu dulu sampai ada putusan MK," ujar Awiek.

Diberitakan sebelumnya, BEM SI mengagendakan turun ke jalan di hari pelantikan Jokowi pada Minggu, 20 Oktober mendatang. Poin-poin yang dituntut nanti masih sama dengan demonstrasi beberapa waktu lalu, salah satunya tentang Revisi UU KPK.

"Kalau kemarin kita sudah konsolidasi juga di Kalimantan. Dan hasilnya, kita mengawal pelantikan presiden. Kita aksi di pelantikan. Tidak ada bahasan di tanggal 14 Oktober. Kita akan tetap tuntut presiden sama seperti tuntutan sebelumnya, salah satunya menerbitkan Perppu KPK juga," ujar Koordinator BEM SI Wilayah Se-Jabodetabek Banten, Muhammad Abdul Basit.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA