Wednesday, 16 Oct 2019
Temukan Kami di :
Politik

Tolak Gerindra Duduki Kursi Mentan, NasDem: Lalu Siapa yang Kontrol di Parlemen?

Ini yang sejak awal saya tentang. Jika semua parpol oposisi mau ikut di dalam pemerintahan, lalu siapa yang akan jadi control system yang efektif di parlemen?

Aisyah Isyana - 09/10/2019 09:29

Beritacenter.COM - NasDem mempertanyakan sikap Gerindra yang merupakan rival Presiden Jokowi di Pilpres 2019, malah disebut hendak bergabung di pemerintahan. NasDem menolak kemungkinan gabungnya Gerindra dalam kabinet Jokowi, terutama soal posisi kursi Menteri Pertanian (Mentan).

"Ini yang sejak awal saya tentang. Jika semua parpol oposisi mau ikut di dalam pemerintahan, lalu siapa yang akan jadi control system yang efektif di parlemen?" kata Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago kepada wartawan, Rabu (8/10/2019).

Baca juga :

Irma menyebut partai politik saat ini hanya berpikir tentang perebutan kekuasaan. Dia mengaku khawatir hal itu membuat program pemerintahan terbaikan lantaran semua pihak bekerja untuk parainya masing-masing.

"Parpol kita hari ini seperti kehilangan marwah, sepertinya semua berpikir bagaimana merebut kekuasaan atau mempertahankan kekuasaan untuk 2024. Saya khawatir karena semua fokus untuk 2024, maka program pemerintah atau program Presiden malah terabaikan. Semua bekerja untuk partai masing-masing. Kasihan Presiden jika itu terjadi," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Gerindra disebut tengah menunggu respon Jokowi soal konsep yang mereka tawarkan ke pemerintahan. Adapun salah satu konsep yang ditawarkan Gerindra yakni soal swasembada pangan. Gerindra pun bicara kemungkinan kursi Mentan.

"Ya kalau diterima, ya, mungkin pos itu yang diberikan (Menteri Pertanian)," kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menjawab kemungkinan partainya mendapat kursi Mentan dalam wawancara dengan wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10).

Meski begitu, Dasco kembali menegaskan jika Gerindra tak dalam posisi menuntut kursi ke Jokowi. Dia memastikan jika Gerindra hanya menawarkan konsep. Jika konsep itu diterima, Dasco mengaku berharap Gerindra dapat mengawal pelaksanaan konsep tersebut.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA