Tuesday, 31 Mar 2020
Temukan Kami di :
News

Ninoy Sebut Massa 'Penculik dan Penganiayanya' Mengikuti Perintah Habib

Massa ini mengikuti perintah (habib). Jadi habib ini ngomong apa diiyakan

Aisyah Isyana - 08/10/2019 09:58

Beritacenter.COM - Relawan Jokowi Ninoy Karundeng mengungkap sosok habib dalam kasus penculikan dan penganiayaan terhadap dirinya. Ninoy menyebut massa-massa itu mengikuti semua perkataan habib yang memerintahkan mereka.

"Massa ini mengikuti perintah (habib). Jadi habib ini ngomong apa diiyakan," kata Ninoy dalam wawancara khusus dengan detikcom di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Baca juga :

Menurutnya, habib itu punya pengaruh besar terhadap massa dan semua perkataannya akan dituruti oleh massa. Terlebih, soal rencana pembunuhan terhadap dirinya, dimana habib itu bertanya kepada tim medis terkait ketersediaan ambulans untuk mengangkut jasad Ninoy jika dieksekusi nanti.

Ninoy menyebut habib itu sempat mengancam akan membunuhnya dengan menggunakan kapak untuk membelah kepalanya. Habib itu disebutnya menanyakan ketersediaan ambulan yang nantinya akan digunakan untuk membuang jasadnya.

"Jadi medisnya sampai ditanyakan, 'Mana, nyediakan ambulans,' gitu kan. Mau disediakan ambulans untuk membelah kepala saya. Di situlah saya ketakutan yang paling gila itu. Saya ingat, wah ini kelakuan ISIS nih saya mau dieksekusi ala ISIS nih," ungkap Ninoy.

Saat itu, jelas Ninoy, dirinya sempat meminta untuk dilepaskan dan tidak dibunuh oleh habib tersebut. Meski telah memohon, habib itu menolak permintaannya dan Ninoy tetap dianiaya oleh para pelaku.

"Oh iya, saya ngemis-ngemis tentu saya mohon, 'Please saya jangan dibunuh, saya takut dibunuh, saya masih ingin hidup,'" kata Ninoy.

"Apa jawabannya, jawabannya apa? 'Kamu kalau sudah mau mati, nggak usah gitu. Semua itu kan kehendak Allah. Mati-hidup kehendak Allah, bukan di tangan kami,'" kata Ninoy menirukan suara sang habib.

Sejauh ini, Ninoy mengaku tak tahu apakah habib itu telah diamankan polisi atau belum. Dia juga telah menjabarkan ciri-ciri habib tersebut.

"Ciri-ciri habib itu dia orangnya berjenggot panjang, hidungnya agak mancung, kulitnya kecokelatanlah, menggunakan pakaian jubah putih. Kayak jubah itu putih, gamis apa namanya," ujar Ninoy.

Untuk diketahui, kasus ini mencuat usai Ninoy disebut diculik sejumlah orang saat tengah berada di tengah aksi di Pejompongan, Jakarta Pusat. Ninoy diculik oleh massa saat dirinya tengah memotret orang-orang yang terkena gas air mata saat demo, Senin (30/9).

Sejauh ini, polisi telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus tersebut. Para tersangka memiliki berbeda-beda, seperti perekam, menyebarkan video Ninoy mengintimidasi hingga melakukan penganiayaan. Adapula tersangka yang mengancam membunuh Ninoy.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA