Wednesday, 16 Oct 2019
Temukan Kami di :
Ekonomi

Siap-siap, Minyak Goreng Curah Tidak Ada Lagi di Pasar

Indah Pratiwi - 07/10/2019 10:18

Beritacenter.COM - Minyak goreng curah yang dinilai kurang higenis dan bersih akan dilarang untuk beropreasi di pasar. Pemerintah akan merekomendasikan minyak goreng kemasan hasil produksi dalam negeri yang lebih higienis dan sehat.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menyebutkan, nanti per tanggal 1 Januari 2020 tidak ada lagi penggunaan minyak curah dan hanya ada minyak goreng kemasan di seluruh pasar Indoneia.

"Kemendag terus berupaya meningkatkan mutu dan keamanan pangan yang dikonsumsi, salah satunya melalui program pengalihan minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan, jadi pas tanggal 1 Januari 2020 tidak ada lagi penggunaan minyak curah, semuanya pakai kemasan," ujar Mendag di Jakarta, Senin(6/10/2019).

Minyak goreng kemasan merupakan program strategis pemerintah yaitu program peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan lebih terjamin higenis dan kebersihannya.

"Sejalan dengan penerapan SNI Wajib Minyak Goreng, kebijakan wajib kemas minyak goreng akan diberlakukan pada 1 Januari 2020 tanpa ada masa transisi. Untuk itu, seluruh pelaku usaha wajib menjual minyak goreng kepada konsumen dalam keadaan terkemas dan memenuhi ketentuan yang berlaku," tegas Mendag.

Dia melanjutkan, total produksi minyak goreng nasional per tahun berjumlah sekitar 14 juta ton. Dari jumlah tersebut, alokasi untuk pemenuhan kebutuhan di dalam negeri ada 5,1 juta ton dan sisanya untuk kebutuhan pasar luar negeri yang akan diekspor.

"Dari kebutuhan dalam negeri hampir 50% masih dikonsumsi dalam bentuk minyak goreng curah yang belum terjamin kebersihannya, baik dari sisi produksi maupun sisi distribusi," imbuhnya.




Berita Lainnya

Sertifikasi Halal Tidak Lagi Melalui MUI

16/10/2019 21:07 - Indah Pratiwi

Luhut: Indonesia Akan Jadi Negara Besar Dunia

13/10/2019 11:55 - Anas Baidowi
Kemukakan Pendapat


BOLA