Friday, 03 Apr 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Aliansi Mahasiswa Dan Buruh "Meminta Amerika Jangan Ikut Campur Urusan Papua"

Indah Pratiwi Budi - 04/10/2019 12:40

FOKUS : Papua

Beritacenter.COM - Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Konsulat Amerika Serikat di Medan, Jalan MT Haryono, Rabu (2/10). Massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Buruh itu, menuding Amerika Serikat sebagai dalang di balik kerusuhan yang terjadi di Bumi Cenderawasih itu.

Dengan membentangkan sejumlah spanduk dan mengibarkan bendera merah putih, massa mahasiswa meminta pemerintah Indonesia segera mengatasi konflik yang terjadi di Papua dan meminta Amerika Serikat untuk hengkang dari bumi pertiwi.

“Indonesia adalah negara berdaulat. Kami mahasiswa meminta agar Amerika Serikat tidak mengusik dan menjadi dalang kerusuhan di Papua,” kata Koordinator aksi Fachrur Rozi.

Menurut Fachrur, Papua menjadi rebutan banyak negara karena kekayaan alamnya dan sengaja diciptakan konflik. Menurut Rozi, pemerintah Indonesia harus tegas menolak segala intervensi yang dilakukan pihak asing, termasuk Amerika Serikat.

“Kami menduga, Amerika Serikat adalah dalang kerusuhan di Papua. Kalau pemerintah tidak bertindak, kami akan turun dengan massa yang lebih banyak,” ujarnya.

 

Aksi unjuk rasa berjalan lancar. Meski sempat diguyur hujan, mahasiswa tetap menyampaikan orasinya bergantian. Kurang lebih satu jam mereka menggelar aksi. Kurang lebih pukul 14.30 WIB, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.

Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Konsulat Amerika Serikat di Medan, Jalan MT Haryono, Rabu (2/10). Massa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa dan Buruh itu, menuding Amerika Serikat sebagai dalang di balik kerusuhan yang terjadi di Bumi Cenderawasih itu.

Dengan membentangkan sejumlah spanduk dan mengibarkan bendera merah putih, massa mahasiswa meminta pemerintah Indonesia segera mengatasi konflik yang terjadi di Papua dan meminta Amerika Serikat untuk hengkang dari bumi pertiwi.

“Indonesia adalah negara berdaulat. Kami mahasiswa meminta agar Amerika Serikat tidak mengusik dan menjadi dalang kerusuhan di Papua,” kata Koordinator aksi Fachrur Rozi.

Menurut Fachrur, Papua menjadi rebutan banyak negara karena kekayaan alamnya dan sengaja diciptakan konflik. Menurut Rozi, pemerintah Indonesia harus tegas menolak segala intervensi yang dilakukan pihak asing, termasuk Amerika Serikat.

“Kami menduga, Amerika Serikat adalah dalang kerusuhan di Papua. Kalau pemerintah tidak bertindak, kami akan turun dengan massa yang lebih banyak,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa berjalan lancar. Meski sempat diguyur hujan, mahasiswa tetap menyampaikan orasinya bergantian. Kurang lebih satu jam mereka menggelar aksi. Kurang lebih pukul 14.30 WIB, mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA