Saturday, 28 Nov 2020
Temukan Kami di :
News

Jadi Ketua MPR, Bamsoet Bicara Kebutuhan Amandemen UUD 1945

Aisyah Isyana - 04/10/2019 04:44

Beritacenter.COM - Pasca terpilih dan dilantik menjadi Ketua MPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan pidato perdananya. Bamsoet dalam pidatonya menyinggung soal kebutuhan amandemen UUD 1945.

"MPR menjadi lembaga yang komunikatif bagi para anggotanya, terutama dalam menyikapi kebutuhan amendemen Undang-Undang Dasar 1945. Tentunya, pilihan atas itu harus mengedepankan pada rasionalitas dan konsekuensi," kata Bamsoet dalam rapat paripurna di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Baca juga :

"Serta yang paling penting tidak merusak tatanan kehidupan bernegara berdasarkan Pancasila sebagai sumber hukumnya," imbuh dia.

Bamsoet berharap, MPR periode ini menjadi lembaga yang komunikatif menyikapi berbagai persoalan. Dia yakin MPR yang akan dipimpinnya mampu mengemban tugas dengan baik. Dia juga menyinggung soal smengat kekeluargaan serta gotong royong.

"Pada kesempatan ini pula, kami memohon doa dan dukungan kepada para anggota majelis agar kerja sama ini terjalin dalam semangat kekeluargaan dan gotong-royong," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Bamsoet juga meminta persetujuan para anggota terkait disahkannya sejumlah alat kelengkapan MPR. Diantaranya, terkait pembentukan Badan Sosialisasi dan Komisi Kajian Ketatanegaraan.

"Kami mintakan persetujuan dari saudara-saudara sekalian, apakah usul Pembentukan Badan Sosialisasi, Badan Pengkajian, Badan Penganggaran, dan Komisi Kajian Ketatanegaraan dapat disetujui?" kata Bamsoet.

"Setuju," jawab hadirin. Bamsoet kemudian mengetuk palu tanda pengesahan.




Berita Lainnya

Luhut Sebut Edhy Prabowo Kesatria, Ini Alasannya...

28/11/2020 00:27 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA