Tuesday, 02 Jun 2020
Temukan Kami di :
Nasional

Ryamizard: Pancasila, NKRI Harga Mati, Khilafah Silahkan Keluar dari Indonesia

Oleh karena itu bila masih ada yang tidak sepaham dengan konsep bangsa ini apalagi yang masih memperjuangkan konsep khilafah, saya persilakan dengan hormat untuk keluar dari Indonesia dan silahkan cari bangsa lain yang sejenis

Aisyah Isyana - 03/10/2019 06:16

Beritacenter.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Rymizard Ryacudu menegaskan jika ideologi Pancasila tak boleh diubah di Indonesia. Menyinggung ancaman nyata terkait ideologi, Ryamizard menyebut negara ini akan hancur dan menjadi sejarah jika ideologi diubah.

"Kalau ideologi negara pancasila ini diubah, maka negara ini akan hancur dan hanya akan menjadi sebuah legenda sejarah seperti Kerajaan Majapahit, Sriwijaya dan lain-lain yang sudah tinggal menjadi nama-nama jalan dan nama-nama gedung," kata Ryamizard dalam keterangan tertulis, Kamis (3/10/2019).

Baca juga :

Ryamizard menyampaikan hal itu dalam pidatonya di acara bertemakan 'Jaga Bhineka Tunggal Ika, Siap Bela Negara, Indonesia Rumah Kita'. Dia menyebut seluruh negara memuji Indonesia sebagai negara yang sangat ramah hingga toleran.

Menurutnya, hal itu sendiri sudah menjadi identitas dan jati diri Indonesia. Meski terdiri atas berbagai suku hingga agama, Indonesia disebut sebagai negara yang selalu menjaga persatuan. Dia menyebut hal itu sebagai perwujudan Pancasila di indonesia.

"Itu semua adalah rohnya bangsa Indonesia menjadi identitas dan jati diri kita semua yang hadir di sini, dan itu semua yang menjadikan dasar terbentuknya bangsa dan negara Indonesia. Dan itulah Pancasila dan itulah Indonesia," kata dia.

Ryamizard menegaskan jika konsep khilafah tak bisa diterapkan di Indonesia. Dia mengatakan, jika ada pihak-pihak yang tidak sepaham terlebih memperjuangkan konsep khilahaf, silahkan keluar dari Indonesia.

"Oleh karena itu bila masih ada yang tidak sepaham dengan konsep bangsa ini apalagi yang masih memperjuangkan konsep khilafah, saya persilakan dengan hormat untuk keluar dari Indonesia dan silahkan cari bangsa lain yang sejenis," tutur dia.

"Jangan merusak bangsa yang sudah baik dan berhidayah ini, di Indonesia ini Pancasila dan NKRI sudah final dan harga mati," pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA