Friday, 03 Apr 2020
Temukan Kami di :
News

Kronologi Penculikan Hingga Pemukulan Relawan Jokowi Ninoy Karundeng

Aisyah Isyana - 03/10/2019 01:11

Beritacenter.COM - Polisi menjabarkan detik-detik insiden penculikan hingga penganiayaan yang menimpa relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Pria yang juga pengiat media sosial ini dianiaya sekelompok orang lantaran tulisannya yang dinilai telah menghina tokoh yang disegani pelaku.

Dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, insiden nahas yang menimpa Ninoy terjadi pada Senin (30/9) malam. Kala itu, Ninoy tengah mengendarai motor ke arah Pejompongan, Jakarta Pusat.

Baca juga : Polisi Buru Penculik dan Penganiaya Ninoy Karundeng

"Namun sebelum sampai lokasi, pelapor (Ninoy) tiba-tiba bertemu massa yang sedang diangkut oleh rekan para terlapor karena terkena gas air mata saat demo," jelas Kombes Argo dalam keterangannya seperti dilansir detik, Rabu (2/10/2019).

Ninoy seketika reflek mengeluarkan ponselnya untuk mengambil foto-foto korban yang terkena tembakan gas air mata. Tanpa disadari, para pelaku yang mendapati tindakan Ninoy langsung menegur dan menaruh curiga terhadap korban.

"Sontak para terlapor menanyakan pelapor perihal peruntukan pelapor memfoto korban," imbuhnya.

Para pelaku langsung merampas ponsel Ninoy dan memeriksa gambar-gambar yang diambilnya. Saat itu lah para pelaku mengetahui jika Ninoy seorang pegiat medsos yang kerap menyerang lawan politil. Para pelapor diduga tak suka dengan tulisan-tulisan Ninoy di medos.

"Di dalam handphone pelapor terdapat tulisan-tulisan yang mungkin membuat para terlapor tidak suka," ucapnya.

Alhasil, Ninoy pun menjadi bulan-bulanan para pelaku yang tersulut emosi. Ninoy seketika dikeroyok, diintrogasi, serta diancam oleh para pelaku. Setelah itu, barulah keesokan harinya para pelaku memulangkan Ninoy, Selasa (1/10).

Sebelumnya, Ninoy sempat ketakutan atas apa yang dialaminya dan enggan melapor ke polisi. Hingga akhirnya, Ninoy memutuskan untuk melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya, Selasa (1/10) malam.

Sementara itu, Argo menyebut pihaknya masih memburu pelaku penganiaya Ninoy. "Pelaku masih dicari," tandas Argo.




Berita Lainnya

Melanggar PSBB, 19 Orang Ditangkap Polisi

03/04/2020 14:13 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA