Wednesday, 15 Jul 2020
Temukan Kami di :
News

8.562 Personel TNI Diterjunkan Amankan Pelantikan Presiden dan Wapres RI

Dewi Sari - 30/09/2019 16:40

Beritacenter.COM - Sebanyak 8.526 personel TNI diterjunkan untuk mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih pada 20 Oktober 2019.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2019 - 2024 akan diterjunkan ribuan personel untuk mengamankan pelantikan itu, Senin (30/9/2019).

“Sekitar 6.000 personel TNI telah dikerahkan untuk mempertebal pengamanan di Gedung Wakil Rakyat saat pelantikan DPR-MPR RI pada tanggal 1 Oktober 2019, sedangkan pada saat pelantikan Presiden RI dan Wakil Presiden RI, TNI mengerahkan 8.526 personel,” Kata Hadi saat dikonfirmasi tim beritacenter.COM.

Hadi mengatakan TNI akan disebar beberapa titik rawan seperti gedung DPR-MPR, Istana Negara, sentra ekonomi di Glodok, Jembatan Tiga, dan Jembatan Lima.

“Untuk pengamanan di gedung DPR/MPR besok perimeter diperlebar dan pengamanan akan dilakukan di beberapa lokasi seperti Ladokgi, pintu utama DPR/MPR, Pejompongan, Petamburan dan jalan menuju Palmerah karena disitu ada stasiun kereta api dan pintu menuju masjid ke gedung DPR/MPR,” jelasnya.

“Titik-titik tersebut sesuai dengan yang telah direncanakan, dan personel TNI tidak masuk ke dalam gedung DPR-MPR, namun berada diluar,” tegas Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, pengamanan yang dilakukan tidak hanya di gedung DPR-MPR RI, tetapi dikerahkan untuk menjaga Istana Negara dan sentra-sentra ekonomi agar masyarakat merasa aman dan nyaman

“Upaya untuk menambah dan mempertebal pasukan pengamanan tersebut bertujuan untuk membantu Polri. Sebelumnya, TNI telah mengerahkan sebanyak 3.000 personel dan pasukan tersebut akan terus ditambah untuk mempertebal pengamanan,” tuturnya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA