Friday, 06 Dec 2019
Temukan Kami di :
News

Polisi: Terduga Teroris MA Rakit Bom Sendiri, Bahan Peledak Dibeli Via Online

Dari terduga teroris memesan barangnya juga memesan melalui online dan keluarganya bahwa barang-barang yang dipesan itu tidak dipesan sekaligus, jadi satu per satu, jadi tidak ada kecurigaan dari pihak keluarga bahwa kalau dikumpulkan barang yang berbeda dan dapat digunakan membuat bom atau peledak

Aisyah Isyana - 23/09/2019 18:25

Beritacenter.COM - Terduga teroris jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD) berinisial MA (21), disebut merencanakan aksi pengeboman di kantor polisi. Beruntung aksi itu urung dilakukan lantaran MA lebih dulu diamankan tim Densus Antiteror.

MA diketahui juga meracik sendiri bahan peledak jenis TATP. "Kalau info sementara dan masih kita kembangkan bahwa ini hasil rakitan dari tersangka MA," ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto kepada wartawan di lokasi, Senin (23/9/2019).

Baca juga :

Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk meracik bom itu dibeli MA melalui situs belanja online. Bahan-bahan peledak itu dibeli MA secara bertahap. Bahkan, kegiatan yang dilakukan MA tak diketahui oleh keluarganya sendiri.

"Dari terduga teroris memesan barangnya juga memesan melalui online dan keluarganya bahwa barang-barang yang dipesan itu tidak dipesan sekaligus, jadi satu per satu, jadi tidak ada kecurigaan dari pihak keluarga bahwa kalau dikumpulkan barang yang berbeda dan dapat digunakan membuat bom atau peledak," paparnya.

Sejauh ini, belum diketahui jelas dari mana MA mempelajari tata cara membuat bahan peledak. Polisi menduga jika MA belajar merakit bom saat melakukan pelatihan (i'dad) di Jawa Timur.

"Ini masih terus kita dalami, tapi sekilas yang bersangkutan belajar karena yang bersangkutan pernah menuntut ilmu di daerah Jatim, kemungkinan itu yang masih kita dalami. Apakah dia belajar agama di Jatim, apakah itu dia belajar merakit bom," paparnya.

Sebagaiaman diberitakan, tim Densus Antiteror melakukan penangkapan terhadap MA di Jalan Belibis V, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, sekira pukul 05.00 WIB pagi. MA disebut-sebut merencanakan aksi pengeboman di kantor polisi.




Berita Lainnya

Polri Tetapkan Habib Jafar Shodiq Jadi Tersangka

05/12/2019 18:33 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA