Wednesday, 16 Oct 2019
Temukan Kami di :
Internasional

WOW, Museum Alat Vital Wanita Akan Dibuka di London, Jadi Pertama di Dunia

Anas Baidowi - 20/09/2019 13:11

Beritacenter.COM - Museum alat vital wanita akan dibuka di London. Museum vagina tersebut menjadi pertama didunia yang didirakan untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan vagina dan vulva serta melawan stigma. Kabarnya. Musium tersebut akan dibuka pada 16 November 2019 mendatang.

Museum itu nantinya akan dilengkapi dengan penampilan pameran seni, drama, lokakarya dan malam komedi yang semuanya berpusat tentang tema sekitar vagina.

Florence Schechter selaku pendiri mengatakan, keputusannya untuk mendirikan museum ini pada tahun 2017 setelah menemukan Museum Phallological Islandia, yang menaungi tampilan penis terbesar di dunia. Ide mendirikan museum vagina terbesit karena saat itu belum ada museum untuk alat vital wanita.

"Ketika mereka malu dengan tubuh mereka, menjadi sangat sulit bagi mereka untuk membicarakannya. Ini tentang menghilangkan stigma bagian tubuh ini dan bersikap jujur tentang apa perannya," kata Schechter, dilansir dari laman BBC, Jumat (20/9).

"Ini adalah bagian dari tubuh yang harus dirayakan. Museum ini adalah cara yang fantastis untuk menyebarkan pesan bahwa tidak ada yang memalukan atau menyinggung dari vagina dan vulva," lanjutnya.

Museum Vagina juga telah berkolaborasi dengan Royal College of Obstetricians dan Gynaecologists untuk melibatkan wanita dalam bincang-bincang tentang beberapa tabu yang ada di sekitar kesehatan wanita.

"Kedua organisasi berbagi misi bersama untuk menyebarkan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran anatomi dan kesehatan ginekologis," kata Dr Alison Wright, wakil presiden organisasi tersebut.

"Kami percaya museum akan menjadi aset besar untuk membantu orang memahami kesehatan wanita dan membicarakannya secara lebih terbuka," tambahnya.

Selain untuk wanita, museum itu juga menawarkan layanan dan dukungan kepada kelompok trans dan interseks.

Zoe Williams, manajer pengembangan dan pemasaran untuk museum, mengatakan, "Sejauh ini responsnya sangat, sangat positif. Kami benar-benar kewalahan dengan banyaknya pujian yang datang."

"Dengan pekerjaan penjangkauan kami, kami ingin mematahkan mitos dan kami benar-benar percaya pada inklusifitas dan penerimaan untuk semua orang," terang Zoe.




Berita Lainnya

74 Orang Tewas Akibat Topan di Jepang

16/10/2019 09:50 - Dewi Sari
Kemukakan Pendapat


BOLA