Friday, 03 Jul 2020
Temukan Kami di :
Kriminal

Nyambi Jual Sabu, Pedagang Buah Ditangkap BNN

Dewi Sari - 17/09/2019 22:00 ilustrasi

Beritacenter.COM - Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kotawaringin Barat (Kobar) Kalteng mengamankan seorang tukang buah bernama Slamet yang nekat sambil menjual narkotika jenis sabu. Pelaku menyembunyikan sabu seberat 59 gram di kemaluannya.

“Tersangka kita tangkap saat perjalanan dari Pontianak Kalbar yang akan menuju Sampit. Dan berhasil kita tangkap saat melintas di Simpang Runtu, Kecamatan Pangkalan Lada menggunakan mobil pikap,” ujar Kepala BNN Kobar, AKBP I Wayan Korna, Selasa (17/9/2019).

Wayan mengatakan petugas menangkap pelaku di Simpang Runtu, Kecamatan Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada Selasa, 10 September 2019 sekira pukul 08.00 WIB. Petugas langsung memberhentikan mobil pelaku dan menggeledah menemukan barang haram tersebut.

“Namun setelah digeledah ditubuh tersangka, ditemukan sebanyak 59 gram (0,5 ons lebih) di kemaluan tersangka yang dijepit dengan celana dalam,” sambungnya.

Sementara itu, Kasie Berantas BNN Kobar, Kompol Didit Chundriatno menambahkan, BNN Kobar mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman narkoti jenis sabu dari Pontianak Kalbar yang mana akan masuk tujuan pengiriman Kalimantan Tengah tepatnya di Desa Sebabi.

Kemudian, lanjut dia, tim BNNK Kobar dan tim BNNP Kalteng mengecek kebenaran info tersebut dengan cara melakukan penyelidikan. Namun pada saat itu tim sedikit terkendala karena belum mengetahui menggunakan media apa pengiriman narkotika tersebut.

“Kemudian tim memantau situasi arus lalu lintas yang akan dilewati dari jalur pontianak tepatnya di Simpang Runtu kecamatan Pangkalan Lada, sedangkan BNNP Kalteng menunggu di perbatasan antara di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Seruyan sambil menunggu info lebih lanjut," tuturnya.

Pelaku merupakan sindikat jaringan Kalbar dan Malaysia dengan diamankan dua barang bukti bungkus narkotika sabu seberat59 gram, 1 (satu) buah handphone merk Nokia, 1 (satu) lembar celana dalam merek bontex warna ungu.

“Sabu ini akan di jual dengan harga Rp1,7 juta atau Rp1,6 juta per gramnya. Jadi jika terjual semua bisa mendapat keuntungan antara Rp90 juta hingga Rp100 juta,” sambungnya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA