Tuesday, 22 Oct 2019
Temukan Kami di :
Bisnis

Begini Sekarang Keadaan Ekonomi Tiongkok Usai Dihajar Perang Dagang

Indah Pratiwi - 16/09/2019 16:37

Beritacenter.COM - Perlambatan ekonomi negera Tiongkok terus terjadi akibat perang dagang yang belum kunjung mereda. Amerika Serikat(AS) yang terus menambah 'amunisi' dalam perang dagang kepada China membuat pihak perusahaan dan industri keluar dari negeri 'Tirai Bambu' itu.

"Kami sadar bahwa ketidakstabilan dan ketidakpastian internasional meningkat secara signifikan dan bahwa di dalam negeri masalah struktural ekonomi masih menonjol, serta tekanan ekonomi meningkat," papar Juru Bicara Biro Statistik Nasional China, Fu Linghui, dikutip AFP, Senin (16/9/2019).

BACA JUGA

Sementara, investasi masih tercatat meningkat 5,5 persen. Namun pertumbuhan melambat dari bulan sebelumnya. Perlambatan ini juga terjadi di beberapa banyak sektor.

"Sangat sulit bagi China untuk mempertahankan pertumbuhan 6 persen atau lebih," tutur Perdana Menteri China Li Keqiang dalam sebuah wawancara dengan media Rusia.

Selain itu, pihak Bank Rakyat China akan melakukan pemangkasan jumlah uang tunai yang akan dikucurkan untuk disimpan sebagai cadangan. Hal ini dilakukan lantaran di tengah perlambatan ekonomi negara.

"Dengan kebangkitan yang tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat, kami mengantisipasi bahwa pembuat kebijakan akan melonggarkan kondisi moneter lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang," ucap Ekonom China di Capital Economics Martin Lynge Rasmussen.




Berita Lainnya

Nadiem Makarim Mundur dari Bos Gojek

21/10/2019 13:15 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA