Tuesday, 22 Oct 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Tegaskan Tak Ada Pelemahan, Capim Firli Bahuri Justru Dukung Penguatan KPK

Lukman Salasi - 09/09/2019 17:47

BeritaCenter.COM - Calon pimpinan KPK Irjen Firli Bahuri menegaskan bahwa tak pernah ada pelemahan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dia mengaku dirinya sangat mendukung upaya penguatan terhadap lembaga antirasuah tersebut

"Saya sudah lama di sana (di KPK) setahun dua bulan. Saya kira tidak ada upaya untuk pelemahan KPK, tidak ada. Kita justru memperkuat KPK," kata Firli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Saat ditanya mengenai proses pembuatan makalah dalam proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III DPR. Firli mengaku menulis tentang strategi pemberantasan korupsi.

"Saya menulis tentang bagaimana inovasi dan strategi kita untuk memberantas korupsi," bebernya.

Soal revisi UU KPK, Firli menyatakan akan mematuhinya. Dia mengaku belum bisa berkomentar banyak karena belum membaca UU tersebut.

"Revisi UU KPK itu adalah begini, kita harus lihat di dalam tata negara di dalam UUD 1945 bahwa kewenangan untuk membentuk UU maupun melakukan revisi UU, itu adalah hak pemerintah, legislatif, saya kira itu. Jadi kita patuhi itu aja. Saya nggak bisa komentar apakah itu harus atau tidak, karena saya belum baca UU-nya," ujarnya.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam revisi UU KPK adalah adanya Dewan Pengawas untuk KPK. Menurut Firli, tidak ada masalah dengan Dewan Pengawas selama untuk memperkuat KPK.

"Sejauh untuk memperkuat KPK, saya rasa tidak ada masalah. Segala sesuatu untuk memperkuat KPK kita dukung," ucapnya. 

Firli menolak berkomentar soal penyadapan yang harus seizin Dewan Pengawas. Ia mengaku akan menjawab jika sudah menjadi Komisioner atau Ketua KPK.

"Mohon maaf saya tidak ada kewenangan untuk menanggapi itu (soal penyadapan), oke? Nanti kalau saya udah Ketua KPK atau Komisioner KPK baru saya tanggapi ya. Kalau sekarang kan belum, sekarang kan masih calon kita. Kita kan sama, sebagai warga negara, cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita semua seluruh elemen masyarakat tidak bisa melepaskan diri untuk mewujudkan tujuan negara," ucapnya. 




Berita Lainnya

Sok Sibuk OTT, KPK Melupakan Kasus-Kasus Di Internalnya

21/10/2019 17:13 - Indah Pratiwi Budi
Kemukakan Pendapat


BOLA