Wednesday, 23 Oct 2019
Temukan Kami di :
Peristiwa

Jadi Tersangka, Pemuda Penimpuk Pengunjung di Mal Pluit Beraksi dari Lantai Atas

Aisyah Isyana - 06/09/2019 15:05

Beritacenter.COM - Insiden pelemparan batu menimpa pengunjung Mal Pluit Village, Rouli Siamanjuntak, hingga mengakibatkan luka di kepalanya. Pelaku diketahui merupakan seorang pemuda bernama Leonard (19).

"Tersangka L yang melemparkan bongkahan dari lantai atas," kata Kanit III Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Herman Edco dalam keterangannya seperti dilansir detik, Jumat (6/9/2018).

Polisi juga menetapkan Manager on Duty Mal Pluit Village, Tito Oiarto, sebagai tersangka lantaran lalai memberikan penangan terhadap korban. "Tersangka TO dikenakan Pasal 360 dan 304 KUHP, sedangkan tersangka L dikenakan Pasal 351 ayat (1)," imbuh Herman.

Kejadian pelemparan terhadap pengunjung Mal itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Korban saat itu bersama rekannya, Deddi Sitepu, tengah mengunjungi Mal Pluit Village melihat-lihat unit mobil di ground floor Mal tersebut.

Saat korban tengah berbicang-bincang dengan marketing, korban tiba-tiba terhantam benda keras di kening sebelah kirinya. Sontak hal itu membuat kening korban terluka dan darah mengucur dari keningnya.

Dekat lokasi korban terluka, terdapat bongkahan beton semen yang diduga dijatuhkan dari lantai atas mal tersebut. Dedi langsung menyumbat darah dari kening korban dengan sapu tangan yang dibawanya.

"Selanjutnya tidak lama kemudian pihak sales marketing mobil menghubungi pihak sekuriti Mal Pluit Village untuk dibawa ke ruangan P3K, namun setelah 20 menitan tidak ada tindakan apapun dari pihak sekuriti mal dengan alasan menunggu pihak manajemen Mal Pluit Village," jelasnya.

Sekeruti mal kemudian mengarahkan korban untuk langsung ke ruang P3K di lantai 1 mal untuk mendapat perawatan. Namun, sekitar 20 menit korban menunggu disana, tak ada petugas kesehatan yang datang memeriksanya.

"Kemudian housekeeping menaruh obat luka bethadine di meja ruang P3K, namun obat bethadine tersebut tidak dipergunakan oleh korban, dikarenakan yang memberikan obat bethadine tersebut bukan merupakan petugas medis dan luka korban juga cukup parah," sambungnya.

Tak beberapa lama, ada seorang pria mengaku manajemen Mal Pluit Village bernama Tito datang dan meminta Deddi membawa korban ke rumah sakit. Mengingat korban tak mendapat penanganan dari pihak mal, Deddi pun membawa korban ke rumah sakit.

"Atas peristiwa tersebut korban mengalami luka berat robek di kening sebelah kiri yang mengakibatkan korban dirawat inap di RS Pluit, Jakarta Utara," tuturnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA