Monday, 18 Jan 2021
Temukan Kami di :
News

Viral Medsos, Pelajar SMK Ditinggal Minggat Orangtua Menumpang Tinggal di Sekolah

Aisyah Isyana - 06/09/2019 14:40

Beritacenter.COM - Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan kisah seorang pelajar SMK di Kota Malang yang menumpang tinggal di sekolahnya. Pelajar malang itu tak memilih rumah lantaran ditinggal oleh kedua orangtuanya.

Kisah pelajar yang tak memiliki rumah itu seketika viral di media sosial Twitter melalui cuitan akun @dearvioninot. Pemiliki akun @dearvioninot sendiri diketahui merupakan guru di SMK tempat pelajar berinisial A sekolah dan menimba ilmu.

Guru SMK ini memulai cuitannya pada Rabu (4/9), lantaran kaget mendapati informasi bahwa ada salah satu muridnya yang tak pulang kerumah. Korban yang duduk di kelas 10 jurusan teknik komputer jaringan (TKJ) ini sempat meminta pertolongan teman-temannya untuk menginap.

Baca juga :

"Sebenernya mau Twitter do your magic tapi followersku dikit. Dan mataku juga capek baca majic-majic mejikom ginian mulu....Tapi ini beneran real kualami hari ini sebagai guru SMK di Malang," cuit @dearvioninot seperti dilihat beritacenter, Jumat (6/9/2019).

"Jadi hari ini kaget pas tau cerita salah satu siswa SMK yg aku ajar. Ternyata ada yg ga punya tempat tinggal. Semalem baru baca di grup whatsapp kalo murid ini cari tumpangan tidur dan ditolongin sama temennya sekelas sejak beberapa minggu yang lalu," ujarnya.

Saat ini, kicauan guru bernama asli Alvionita Sari itu telah di-retweet sebanyak 19 ribu kali dan mendapat 16 ribu like. Dalam cuitannya, Alvionita menceritakan lebih lanjut kondisi memperihatinkan yang dialami salah satu anak didiknya.

"Aku mulai interogasi perlahan dan dia mulai cerita. Doi cerita kalo memang udah ditinggal ortunya ke Lamongan (a.k.a minggat) sejak bulan Juli 2019," terang Alvionita

"Ortunya udah gak balik Malang karena terlilit hutang piutang, kebetulan ayahnya usaha distributor dan bangkrut. Ibunya ikut minggat. Sementara anaknya cuman satu ya si A ini, ditinggal di rumah kontrakan daerah Blimbing. Taunya, Agustus 2019 rumah kontrakan udah jatuh tempo," sambungnya.

Alvionita sempat mengaku kecolongan lantaran baru mengetahui kondisi anak didiknya yang memprihatinkan tersebut. Meski sempat mengungsi ke rumah temannya, A pun tak dapat lebih lama tinggal begitu saja dirumah temannya.

"Akhirnya dia cerita, sekarang lagi cari tumpangan untuk hidup. Ortunya dah susah untuk dihubungi. Untuk makan, sering dikirimi temen-temennya nasi bungkus. Jujur sebagai guru rada kecolongan, ga ngerti muridnya alami gini," lanjut Alvionita.

"Akhirnya, sekolah kasih solusi SEMENTARA. Si anak ini boleh tidur di ruang kosong di sekolah dengan syarat tertentu. Dan doi juga udah ga pegang duit atau dapat kiriman dari ortunya sejak Juli 2019. Makan hanya dari kiriman temen sekelas," sambungnya.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA