Thursday, 22 Feb 2024
Temukan Kami di :
TAG HARI INI :
News

KSP Moeldoko Minta WNA Terlibat Demo di Papua Dapat Tindakan Tegas!

Saya pikir kalau itu terjadi harus ada tindakan yang tegas. Negara berdaulat, jangan main-main di negara berdaulat

Aisyah Isyana - 03/09/2019 20:45

Beritacenter.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko meminta agar warga negara asing (WNA) yang terlibat aksi demonstrasi di Papua mendapat tindakan tegas. Moeldoko juga memperingati para WNA agar tak mengganggu kedaulatan Indonesia.

"Saya pikir kalau itu terjadi harus ada tindakan yang tegas. Negara berdaulat, jangan main-main di negara berdaulat," kata Moeldoko di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Selain itu, Moeldoko juga mengingatkan agar negara berhati-hati dalam menangain para WNA yang diduga terlibat aksi demonstrasi. "Harus hati-hati karena ini terkait dengan kewarganegaraan dan negara yang bersangkutan," jelasnya.

"Jadi akan dilihat dengan baik langkah tindakannya, pasti tidak ingin negara berdaulat dikotori oleh orang-orang seperti itu" sambungnya.

Untuk diketahui, Menko Polhukam Wiranto sebelumnya melakukan pembatasan warga negara (WNA) yang hendak ke Papua. Pembatasan itu dilakukan Wiranto terkait dengan situasi keamanan di Papua.

"Untuk sementara kan sebentar aja kita akan membatasi. Membatasi itu bukan berarti tidak sama sekali. Tentu ada filter-filter tertentu yang berhubungan dengan masalah keamanan, masalah keselamatan, dan sebagainya," kata Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).

Kantor Imigrasi Sorong sendiri dilaporkan telah mendeportasi 4 warga negara (WN) Australia pada Senin (2/9) lalu. WN Australia itu diduga ikut dalam aksi 'Papua Merdeka' di Sorong, Papua Barat.

"Kantor Imigrasi Kelas II Sorong telah melakukan pendeportasian terhadap 4 (empat) orang Warga Negara Australia yang diduga turut serta dalam aksi unjuk rasa OAP yang bertujuan untuk menuntut kemerdekaan Papua di depan Kantor Wali Kota Sorong," kata Kasubbag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Sam Fernando dalam keterangannya, Senin (2/9).




Berita Lainnya

Pesan Haru Alam Ganjar Puji Perjuangan Sang Ayah

15/02/2024 18:38 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat

FOKUS MINGGU INI


BOLA