Wednesday, 13 Nov 2019
Temukan Kami di :
Politik

Amien Rais Sebut Pemindahan Ibu Kota untuk Beijing, Golkar: Asumsi Tak Mendasar

Pernyataan itu tidak mencerminkan bahwa beliau ini seorang eks guru besar Ilmu politik dan akademisi. Pernyataan itu lebih banyak didasari oleh asumsi-asumsi yang sangat tidak mendasar

Aisyah Isyana - 03/09/2019 15:25

Beritacenter.COM - Amien Rais menyebut pemindahan ibu kota sebagai persembahan untuk Beijing. Menanggapi hal itu, Golkar menyebut pernyataan Amien Rais tak mencerminkan sikap mantan guru besar. Golkar juga menilai pernyataan Amien sekedar asumsi tak berdasar.

"Saya heran dengan sikap seorang Amien Rais dengan pernyataannya seperti itu. Pernyataan itu tidak mencerminkan bahwa beliau ini seorang eks guru besar Ilmu politik dan akademisi. Pernyataan itu lebih banyak didasari oleh asumsi-asumsi yang sangat tidak mendasar," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Selasa (3/9/2019).

Ace sendiri mengaku heran Amien Rais dapat mengaitkan pemindahan ibu kota RI dengan Beijing. Dalam hal ini, Ace menegaskan jika pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur (Kaltim) sama sekali tak berkaitan dengan negara lain.

"Apalagi mengait-kaitkan dengan Beijing segala macam. Itu sesuatu yang sama sekali tak relevan untuk dikaitkan," jelasnya.

Dia juga mengingatkan Amien Rais bahwa pemindahan ibu kota negara sudah menjadi rencana presiden sebelumm Jokowi. Hanya saja, rencana pemindahan ibu kota memang lebih konkret direalisasikan di era pemerintahan Jokowi.

"Wacana rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan sesungguhnya bukan sesuatu yang baru disampaikan oleh para presiden sebelum Presiden Jokowi. Hanya saja wacana pemindahan ini, di era Presiden Jokowi jauh lebih maju dengan menyebutkan daerah yang lebih jelas, yaitu sebagian Kabupaten Penajam Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur," papar Ace.

Untuk diketahui, Amien Rais sebelumnya sempat meminta Presiden Jokowi membatalkan rencana pemindahan ibu kota. Dia menuding rencana pemindahan ibu kota negara itu sebagai persembahan untuk Beijing.

"Jadi pesan kita dari ruang ini kepada Pak Jokowi, tentu nggak usah basa-basi ditinjau kembali dan lain-lain. Jadi dibatalkan, selesai. Kita orang Melayu tanpa ada basa-basi," tutur Amien dalam seminar 'Menyoal Rencana Pemindahan Ibu Kota' di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9).

"Kalau mereka tetap akan mindah ibu kota padahal dipersembahkan untuk Beijing, ini pertanda memang wallahualam," imbuhnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA