Wednesday, 16 Oct 2019
Temukan Kami di :
Keuangan

BPJS Kesehatan Diprediksi Terus 'Tekor' Hingga 2024

Indah Pratiwi - 02/09/2019 21:23

Beritacenter.COM - Kerugian BPJS Kesehatan yang terus mengalami defisit setiap tahunnya diprediksi akan terus mengalami kerugian di setiap tahunnya lantaaran kebutuhan kesehatan pada masyarakat terus meningkat.

"Proyeksi kami di 2019 sampai 2024, kalau kita tidak melakukan upaya-upaya yang bersifat policy mix artinya meningkatkan iuran kaitannya dengan upaya-upaya bauran kebijakan maka defisit ini semakin lebar," ujar Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, dalam Rapat Gabungan Komisi IX dan Komisi XI DPR bersama Menko PMK, Menkes, Mensos, Kepala Bappenas, Ketua DJSN dan Dirut BPJS di Ruang Rapat Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Perlunya kenaikan iuran BPJS harus cepat diselesaikan agar fundamental iuran dapat stabil. sehingga defisit dapat diselesaikan lebih struktural.

"Harapannya dengan perbaikan fundamental iuran yang kemarin dipaparkan, persoalan defisit kita dapat selesaikan dengan lebih struktural," jelasnya.

Pembekakan defisit BPJS Kesehatan, kata dia, antara iuran yang dibayarkan dengan manfaat yang diterima oleh masyarakat tidak seimbang. Contohnya adalah rata-rata perorang perbulan tahun ini Rp50.700, premi per orang Rp36.700. Sehingga, gap dan gap itu semakin besar seiring waktu yang berjalan. Untuk mempersempit gap itu perlunya meningkatkan premi per member per bulan.

 




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA