Friday, 28 Feb 2020
Temukan Kami di :
News

Serahkan Nama Capim ke Jokowi, Moeldoko Percaya Independensi Pansel Tinggi

Tim seleksi itu memiliki independensi yang sangat tinggi. Sebagian otoritas presiden diberikan kepada tim seleksi. Karena dasarnya adalah dasar Kepres. Kan begitu. Jadi ya percayakan kepada itu. Toh itu terdiri berbagai komponen, profesi. Udahlah percayakan mereka, kepada tim

Aisyah Isyana - 02/09/2019 15:05

Beritacenter.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat bicara soal Pansel capim KPK yang akan menyerahkan 10 nama ke Presiden Jokowi sore ini. Moeldoko menyebut Jokowi telah mempercayakan ke tim Pansel dalam menentukan 10 nama yang akan diberikan kepadanya.

"Tim seleksi itu memiliki independensi yang sangat tinggi. Sebagian otoritas presiden diberikan kepada tim seleksi. Karena dasarnya adalah dasar Kepres. Kan begitu. Jadi ya percayakan kepada itu. Toh itu terdiri berbagai komponen, profesi. Udahlah percayakan mereka, kepada tim. Nanti kalau diribetkan terus gimana," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (2/9/2019).

Baca juga :

Meski begitu, Moeldoko memastikan akan melakukan pengecekan kembali nama-nama capim yang akan diserahkan kepadanya. Menurutnya, sejauh ini tim Pansel terus melaporkan perkembangan seleksi Capim KPK.

"Pastilah (cross check) sambil membawa ke sana tim akan melaporkan tahapan seleksinya dan seterusnya," tuturnya.

Dia juga menyinggung soal pendaftaran Capim KPK, yang menurutnya peserta pendaftaran capim KPK dapat diperbanyak lagi untuk menjaring calon yang berkualitas.

"Yang salah juga kita semua kenapa pesertanya nggak sebanyak-banyaknya waktu itu. Berapa kan, (700), dengan sumber daya yg seperti ini seharusnya bukan 700 lagi. estinya ada 3.000. Sehingga banyak pilihan, jangan sudah begini baru ribet. Gimana sih," jelasnya.

Meski begitu, Moeldoko menampik kemungkinan Jokowi akan mencoret nama-nama anggota Pansel KPK tertentu yang dinilai bermasalah. Menurutnya, anggota Pansel tersebut sudah yang terbaik dan tak perlu dipertanyakan lagi.

"(Coret Pansel KPK) ya nggak tepat dong. Pansel orangnya integrity menurut saya sih nggak perlu dipertanyakan. Ada Pak Hendardi, siapa lagi. Yang relatif kan nggak ada jauh dari maslah. Kan bukan orangnya pemerintah, kan posisi yang sangat netral," jelasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA