Wednesday, 16 Oct 2019
Temukan Kami di :
Keuangan

Bank Dunia Sampaikan Perang Dagang Bisa Buat Ekonomi RI Melambat

Indah Pratiwi - 27/08/2019 19:01

Beritacenter.COM - Kabar buruk disampaikan oleh Bank Dunia kepada pemerintah Indonesia yang dimana ekonomi RI berpotensi melambat lantaran terimbas perang dagang AS dan China.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo A Chaves menyebutkan, ketidakpastian itu membuat ekonomi dunia melambat, termasuk Indonesia. Pernyataan itu sejalan dengan fakta beberapa lembaga keuangan internasional telah merevisi pertumbuhan ekonomi dunia mulai tahun ini.

Bank Dunia memangkas proyeksinya hingga 0,3 persen dari 2,9 persen menjadi 2,6 persen dalam laporan Global Economic Prospects edisi Juni 2019.

Sedangkan, Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan pertumbuhan ekonomi tahun ini, yaitu dari 3,3 persen menjadi 3,2 persen. Kondisi tersebut juga berpotensi terjadi kepada Indonesia.

"Jika pertumbuhan ekonomi global melemah, Indonesia juga akan melemah karena Indonesia merupakan eksportir komoditas. Itu akan menjadi tantangan," tuturnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (27/8/2019).

Saat ini, Indonesia menghadapi tantangan besar lantaran ekspor utamanya adalah komoditas. Di sisi lain, harga beberapa komoditas ikut turun akibat perang dagang, misalnya minyak kelapa sawit (CPO).

"Ekonomi global tampak rumit, karena perang dagang dua negara mengakibatkan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia," imbuh dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyebutkan turunnya harga komoditas mempengaruhi ekspor Indonesia. Akibatnya, penerimaan perpajakan perpajakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) baru mencapai Rp810,7 triliun per 31 Juli 2019. Realisasi ini baru setara 45,4 persen dari target tahun ini sebesar Rp1.786,4 triliun.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA