Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Tinjau Korban KM Santika Nusantara, Gubernur Khofifah Sampaikan Bela Sungkawa

Kita menyampaikan duka cita bela sungkawa, atas korban yang meninggal mereka sudah ditempatkan di tiga titik. Insya Allah segera dimasukkan ke ambulance. Mudah-mudahan keluarganya sabar tabah dan beliau dimaafkan dosa-dosanya dan beliau mendapatkan tempat khusnul khotimah

Aisyah Isyana - 25/08/2019 07:07

Beritacenter.COM - Sebanyak 56 penumpang korban KM Santika Nusantara yang sempat terbakar di Pulau Masalembu, Sumenep, Jawa Timur, sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Dari pelabuhan Masalembu, mereka diberangkatkan dengan KN CN Cundamani.

Terdapat 3 orang korban meninggal dari 56 penumpang yang dievakuasi, yakni Aspani warga Jalan Anjasmoro Kota Batu Malang, Bekti Tri asal Klaten dan satu jenazah yang belum diketahui identitasnya. KN Cundamani tiba di Pelabuhan Tanjung perak sekira pukul 17.00 WIB, Sabtu (24/8/2019).

Baca juga : KM Santika Nusantara Terbakar, 23 Orang Masih Belum Ditemukan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bertolak langsung ke Pelabuhan Tanjung Perak, meninjau korban KM Santika Nusantara. Bersama rombongan, Khofifah sempat menanyakan kondisi korban KM Santika Nusantara satu persatu.

"Saya tanya keadaan mereka. Mereka semua dalam keadaan sehat dalam keadaan baik. Per kamar saya tanya. Kemudian makanan cukup," kata Khofifah kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (24/8/2019).

Kepada Khofifah, para korban menyebut jika mereka mendapat pertolongan dari masyarakat di Pulau Masalembu. Warga setempat membantu korban KM Santika dengan memberikan makanan serta pakaian bersih.

"Mereka menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Masalembu yang menyiapkan pakaian, menyiapkan makanan sampaikan pakaian," ujar Khofifah.

Sementara itu, Khofifah juga menyampaikan turut berbela sungkawa terhadap ketiga korban yang meninggal. Menurutnya, saat ini ketiga korban meninggal sudah ditangani dan pihak keluarga diharapkan sabar serta tabah.

"Kita menyampaikan duka cita bela sungkawa, atas korban yang meninggal mereka sudah ditempatkan di tiga titik. Insya Allah segera dimasukkan ke ambulance. Mudah-mudahan keluarganya sabar tabah dan beliau dimaafkan dosa-dosanya dan beliau mendapatkan tempat khusnul khotimah," ungkap Khofifah.

Guna memberi perawatan terhadap para korban KM Santika Nusantara, Pemprov Jatim sendiri telah menyiagakan tim medis dari RSU dr Soetomo. Mobil ambulance juga disiagakan dilokasi guna mengantisipasi jika ada korban yang harus dirujuk ke rumah sakit.

"Kemarin kita sudah koordinasi dengan Dirut RSU dr Soetomo, kita menyiapkan, standbay dari kemarin sore, seandainya ada yang harus dirujuk. Tapi rupanya tidak ada yang dirujuk. Kami juga menyediakan ambulan standbay. Jika ada pasien yang dirujuk di RSU dr Soetomo seluruh pasien tidak akan terbebani oleh biaya pengobatan ketika itu dilakukan di RSU dr Soetomo," jelas Khofifah.

Berdasarkan data yang didapat dari Basarnas Surabaya, diketahui terdapat 303 penumpang dari KM Santika Nusantara. Dengan hasil ini, Basarnas Surabaya mengevakuasi sebanyak 263 penumpang.




Berita Lainnya

Papua Berduka, Gubernur Pertama Papua Barat Wafat

20/09/2019 10:24 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA