Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Peristiwa

Parah...! Warganet Tertawakan Hasil Karya Anies, Yang Studi Banding Keluar Negeri

Indah Pratiwi Budi - 23/08/2019 21:36

Beritacenter.COM - Masih ingatkah anda dimana seorang Gubernur DKI Jakarta memamerkan sebuah karya anak bangsa anyaman bambu yang dibuat dengan uang negara dengan seharga 550 juta untuk mempercantik Ibu Kota.

Tetapi belum genap setahun "Ayaman Bambu" tersebut harus dibongkar, karena bambu sudah mulai rapuh dan rawan rubuh.

Setelah instalasi bambu Getih getah, Pemprov DKI Jakarta memasang landmark baru. Instalasi baru itu dipajang tepat di bekas tempat bambu Getah Getih yang sudah dibongkar, yakni kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Instalasi tersebut bernama Gabion atau batu bronjong, karena menggunakan bahan baku batu. Selain itu, terdapat unsur tanaman pada instalasi tersebut.

Pemasangan instalasi ala kadarnya itu menjadi bahan tertawaan dari warganet, karena dianggap konyol dan tidak bermutu mengingat seringnya Anies baswedan melakukan kunjugan kerja ke luar negeri menguras APBD, namun hasil kerjanya cuma tumpukan batu.

Tak hanya itu, seorang netizen bahkan menulis sindiran pedas untuk Anies karena mempergunakan besi sebagai pengikat batu-batu tersebut.

“Seni rupa di Jakarta -yg katanya- baru… batu diikat besi -dari China?-“

Diberitakan sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasannya memilih bambu sebagai bahan dasar pembuatan Getah Getih yang menelan dana mencapai Rp 550 juta.

Ia mengatakan, dengan menggunakan bambu, maka anggaran proyek ini dapat dinikmati oleh para rakyat kecil yakni petani bambu.

Lain halnya jika Getah Getih dibuat dari besi, tentu bahan bakunya harus diimpor dari luar negeri seperti dari Tiongkok/China.

“Uang itu diterima oleh rakyat kecil.”

“Kalau saya memilih besi, maka itu impor dari Tiongkok mungkin besinya.”

“Tapi, kalau ini justru diterima petani bambu, pengrajin bambu,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/7/2019).




Berita Lainnya

Kecelakaan Maut Tewaskan 5 Orang di Tol Pemalang

20/09/2019 08:05 - Baharuddin Kamal
Kemukakan Pendapat


BOLA