Friday, 20 Sep 2019
Temukan Kami di :
Nasional

Astaga...! Tommy Soeharto "Provokasi" Kerusuhan Di Papua Gara-gara "Hutang"

Indah Pratiwi Budi - 23/08/2019 16:27

FOKUS : Papua

Beritacenter.COM - Penyerbuan asrama mahasiswa Papua di Surabaya yang akhirnya menimbulkan keributan dan berbuntu panjang hingga menimbulkan gejolak di daerah Papua dan Papua Barat.

Kericuhan tersebut juga dipicu banyak provokasi di media sosial. Tidak hanya media sosial saja provokasi juga dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertangung jawab yang ingin memecah belah keutuhan bangsa.

Salah satu provokasi datang dari Tommy Soeharto, yang menyatakan ekonomi dan utang pemerintah yang semakin besar membuat kesenjangan di Papua.

“Saya melihat selama 20 tahun reformasi malah menurun di mana ketergantungan terhadap asing dan utang luar negeri yang semakin besar. Kegiatan ekonomi masyarakat kecil tidak berkembang,” katanya saat ditemui di Wamena.

Trilogi pembangunan yang dimaksud adalah stabilitas nasional yang dinamis, pertumbuhan ekonomi tinggi, serta pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya sebagai landasan penentuan kebijakan politik, ekonomi, dan sosial dalam melaksanakan pembangunan negara.

“Tanpa stabilitas keamanan, bagaimana kita membangun. Kalau bangsa ini ribut terus, bagaimana ekonomi rakyat akan bertumbuh dan bagaimana pembangunan dilaksanakan. Memang pertumbuhan domestik bruto kita 5 persen, tetapi itu hanya dinikmati segelintir orang, bahkan orang asing, akhirnya utang luar negeri kita membengkak,” katanya.

Sebelum menyerang soal utang, Tommy juga menyerang tentang KKN yang makin marak. Menurut Tommy, di era seperti saat ini, KKN makin menggila dibanding saat Orde Baru.

Tommy menyentil pemerintahan pascareformasi. Baginya, tidak ada perbaikan dalam pembangunan di Indonesia.

“Reformasi janjikan KKN hilang, tapi nyatanya makin parah. Utang luar negeri semakin besar. Investasi asing pun semakin dimanja,” kata Tommy, Minggu (22/7).




Berita Lainnya

Ada 612 Hotspot Terpantau di Sumatera

19/09/2019 09:56 - Lukman Salasi
Kemukakan Pendapat


BOLA