Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
Bisnis

Bank Indonesia Beri Peringatan Pada WhatsApp

Indah Pratiwi - 23/08/2019 08:43

Beritacenter.COM - Pihak Bank Indonesia (BI) akan menindak tegas seluruh pelaku usaha asing yang ingin membuat jasa sistem pembayaran (PJSP). BI memperingatkan agar para pelaku usaha asing harus tunduk pada aturan yang berlaku di Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menanggapi rencana WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Facebook Inc, yang ingin mengoperasikan nlayanan pembayaran elektronik (mobile payment) di Indonesia.

"WhatsApp itu pelaku asing, semua pelaku asing apapun namanya harus tunduk di Indonesia, baik QRIS (QR Indonesia Standar) atau layanan lain," ujar Perry di Jakarta, Kamis (22/8/2019) sore.

Apabila ingin melakukan penyediaan layanan elektronik, kata dia, WhatsApp harus mengadopsi sistem di indonesia.

"Sudah kami tegaskan bahwa QRIS satu-satunya QR yang berlaku di Indonesia dan kami berikan waktu enam bulan untuk lakukan penyesuaian, siapapun yang bertaransaksi di Indonesia harus tunduk menggunakan QRIS, baik domestik maupun asing,"tegas Perry.

Saat ini, WhatsApp belum mengajukan izin untuk menerapkan pembayaran elektronik di Indonesia. "Belum ada pengajuan izin ke BI," kata Deputi Gubernur BI Sugeng.

 




Berita Lainnya

Saham-saham di Hong Kong Banyak Terjun Bebas

12/09/2019 09:15 - Indah Pratiwi

Ribuan Karyawan Rokok Kretek Terancam PHK

11/09/2019 07:39 - Indah Pratiwi

Perusahaan E-Commerce Bukalapak PHK Karyawan

11/09/2019 06:39 - Indah Pratiwi
Kemukakan Pendapat


BOLA