Wednesday, 18 Sep 2019
Temukan Kami di :
News

Polri: Pemblokiran Layanan Data di Papua-Papua Barat Cegah Hoax dan Hasutan

Aisyah Isyana - 22/08/2019 20:20

Beritacenter.COM - Pemblokiran layanan data di Papua dan Papua Barat disebut Polri dilakukan dengan jaminan keamanan. Polri menyebut pemblokiran dilakukan guna mencegah terjadinya penyebaran hoax dan provokasi di media sosial yang berprotensi memperpanas suasana.

"Saya kira itu menjadi bagian strategi untuk kita bisa memberikan jaminan keamanan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2019).

"Juga masyarakat dapat kepastian dari informasi yang ada, sehingga tidak mudah lagi orang yang punya niat tidak baik untuk menyebarkan berita-berita hoax yang mengarah pada hasutan," sambungnya.

Baca juga :

Pemblokiran itu, jelas Asep, dilakukan atas dasar permintaan polisi. Adapun pemblokiran itu dilakukan atas hasil koordinasi antara penegak hukum dan kementerian.

"Itu adalah sebuah strategi dari Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika), bagaimana juga turut bersama-sama mempunyai tanggung jawab menjaga keamanan. Saya kira pertimbangan itu tidak terlepas bahwa berita-berita yang tidak benar ini kan disalurkan melalui media sosial, kita sudah belajar dari penanganan adanya aksi 21-22 Mei lalu," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan alasan pemblokiran sementara layanan data di Papua dan Papua Barat. Ia mengatakan keputusan pembatasan itu ditetapkan demi menjaga keamanan nasional.

"Ya kalau pro-kontra semua apa pun yang diambil pasti ada yang suka ada yang tidak suka. Tapi ini kan kepentingan nasional dan sudah dibahas dengan aparat penegak hukum," ujar Rudiantara di Masjid Istiqlal, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/8).

"Concern-nya adalah bagaimana kejadian-kejadian yang di Papua. Kan itu juga tidak seluruh Papua hanya beberapa kota tertentu, pertama dari Manokwari, terus ke Jayapura, pindah ke Sorong, pindah ke Fakfak," ucapnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA