Friday, 13 Dec 2019
Temukan Kami di :
News

TNI-Polri Kendalikan Situasi Fakfak, Polisi Buru Provokator Biang Kericuhan

Hanya segelintir orang saja yang memang mencoba untuk memprovokasi masyarakat, dan beberapa simbol-simbol juga sudah diamankan oleh aparat kepolisian dan khusus untuk Fakfak apabila nanti diketemukan perbuatan melawan hukum, maka akan dilakukan penegakan hukum

Aisyah Isyana - 21/08/2019 14:55

Beritacenter.COM - Aksi massa yang sempat rusuh di Fakfak, Papua Barat, disebut polisi sudah berangsur kondusif. Sempat terjadinya pembakaran pasar di Fakfak, polisi memastikan sudah dapat mengendalikan situasi dilokasi. Saat ini, polisi tengan menelusuri provokator kericuhan dalam aksi tersebut.

"Untuk wilayah Fakfak situasi sudah dapat dikendalikan oleh rekan-rekan TNI, Polri dan justru dari sebagian besar masyarakat mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh aparat kemanan untuk menciptakan situasi yang kondusif," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu (21/8/2019).

Baca juga :

Menurutnya, kericuhan terjadi lantaran adanya sekelompok orang yang melakukan provokasi saat situasi di Fakfak masih kondusif. Atas terjadinya hal itu, polisi akan menindak tegas pelaku dengan proses hukum.

"Hanya segelintir orang saja yang memang mencoba untuk memprovokasi masyarakat, dan beberapa simbol-simbol juga sudah diamankan oleh aparat kepolisian dan khusus untuk Fakfak apabila nanti diketemukan perbuatan melawan hukum, maka akan dilakukan penegakan hukum," ujarnya.

"Kita sedang mendalami, ada sekelompok kecil saja masyarakat, tapi itu berhasil dilokalisir, bukan hanya oleh aparat keamanan, juga oleh sebagian masyarakat di sana," imbuhnya.

Sebelumnya, Polri menduga jika peristiwa di Gakga masih berkaitan dengan aksi yang terjadi di Manokwari dan Sorong. Aksi itu diawali dengan bakar ban yang berujung pembakaran pasar.

"Kita duga itu (terkait Manokwari dan Sorong). Saat ini sedang dilakukan upaya-upaya persuasif dengan elemen masyarakat. Boleh menyampaikan aspirasi, tapi jangan anarkis," kata Kadiv Humas Polri, Irjen M Iqbal.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA