Monday, 30 Mar 2020
Temukan Kami di :
News

Panggil Sejumlah Ormas, Polda Jatim Usut Dugaan Ujaran Kebencian Kata-kata Hewan

Kapolda mengajak bertemu, dan membahas terkait kejadian kemarin dengan mendatangkan perwakilan ormas, hal ini juga berkaitan dengan ujaran kebencian yang melabeli kata-kata hewan

Aisyah Isyana - 20/08/2019 20:10

Beritacenter.COM - Jajaran Polda Jatim melakukan pemanggilan terhadap sejumlah ormas di Surabaya, Jawa Timur. Adapun pemanggilan terhadap ormas-ormas itu dilakukan polisi menyusul terjadinya ketegangan di asrama mahasiswa Papua beberapa waktu lalu.

Sebagaimana diketahui, sejumlah ormas disebut mendatangi asrama mahasiswa Papua, di Jalan Kalasan Surabaya, Jum'at (16/8) lalu. Ormas-ormas itu protes prihal isu dugaan adanya pembuangan dan pengrusakan terhadap bendera merah-putih.

Baca juga :

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyebut pihaknya memanggil ormas-ormas itu untuk mengmpulkan data terkait kejadian sebenarnya di asrama mahasiswa Papua. Polisi juga mengusut dugaan adanya ujaran kebencian dengan kalimat rasis.

"Kapolda mengajak bertemu, dan membahas terkait kejadian kemarin dengan mendatangkan perwakilan ormas, hal ini juga berkaitan dengan ujaran kebencian yang melabeli kata-kata hewan," kata Barung di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (20/8/2019).

Sejauh ini, Barung menyebut perwakilan ormas-ormas itu tak mengetahui siapak oknum yang mengucapkan kalimat rasis tersebut. Dengan begitu, polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait hal tersebut.

"Polda Jatim mengumpulkan saksi-saksi, dan memang alat bukti tidak semudah yang diharapkan oleh masyarakat. Karena saksi tidak ada yang melihat saat itu. Sehingga memang ini terus kita lakukan namanya penyelidikan," tambahnya.

Barung berharap, masyarkat dapat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu belum jelas kebenarannya alias hoax. Dia meminta agar masyarakat menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

"Kita mohon tenang dulu, sesuai yang disampaikan Ibu Gubernur dan Bapak Kapolda. Mari kita jaga situasi, agar harapan tentang adanya penyelidikan tetap berjalan," Pungkasnya.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA