Wednesday, 11 Dec 2019
Temukan Kami di :
Politik

Prabowo Jadi "Kesataria" Akui Kekelahan Dan Besarkan Hati Kadernya Bawah Partainya Berjalan di Jalan Yang Benar

Indah Pratiwi Budi - 20/08/2019 18:52

FOKUS : Prabowo

Beritacenter.COM - Babak baru, Prabowo kini kembali menjadi seorang ksatria pembela NKRI setelah sebelumnya bermain api dengan mendekat pada kelompok ekstrimis namun justru berahir pada perbedaan pandangan dan haluan.

Prabowo meminta kepada kader Gerindra agar tidak berkecil hati akan jalan yang dipilihnya. Ia mengibaratkannya dengan sebuah long march yang penuh dengan cobaan. Dalam menjalani long march tersebut butuh ketegaran, kesetiaan dan keberanian.

Ibarat kita berada dalam sebuah long march, long march yang penuh dengan cobaan, yang membutuhkan keberanian, yang membutuhkan kesetiaan, yang membutuhkan ketegaran jiwa,” kata Prabowo dalam pidatonya saat menjadi inspektur upacara peringatan kemerdekaan ke-74 RI di Kantor DPP Gerindra, Jalan RM. Harsono, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8).

Prabowo juga menyampaikan kepada seluruh kader Gerindra untuk tidak bersedih dan berkecil hati. Hal itu disampaikan lantaran ia menyebut bahwa Partai Gerindra sudah berada di jalur yang benar.

“Jangan ada anggota Gerindra yang sedih atau berkecil hari kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang mulia,” ucapnya.

Ia sekaligus mengapresiasi ketegaran kader yang berjuang bersama-sama sejak partai itu didirikan. Perjuangan seperti itulah yang menurut Prabowo layak untuk diimplementasikan dalam mengisi kemerdekaan Indonesia saat ini hingga masa yang akan datang.

“Karena kita ini berada di jalan yang benar. kita berada di jalan pernah kehormatan, kita membela proklamasi yang tadi kita dengarkan bersama,” ujar Prabowo.

“Kita akan sangat ingin dan berjuang terus untuk mewujudkan cita-cita proklamasi itu. Kita akan membela kebenaran keadilan, kejujuran dan kita akan selalu membela kepentingan rakyat dan bangsa kita,” lanjutnya.

Lebih lanjut Prabowo mengungkapkan isi hatinya yang tengah bergembira seraya dengan perayaan hari kemerdekaan ke-74 RI. Selain memimpin banyak patriot, Prabowo juga bahagia karena bisa memimpin putera/puteri bangsa Indonesia yang setia kepada bangsa dan negara.

“Saya hari ini sangat gembira saya terharu, pada saat bendera naik tetapi saya hati saya gembira, hati saya bahagia,” katanya.

“Saya memimpin patriot-patriot Republik Indonesia. Putera Puteri Indonesia yang setia kepada negara dan bangsa dan tidak tunduk kepada kekuatan asing manapun.” ungkap Prabowo.

Prabowo menyiratkan bahwa selama ini dia melakoni peran sebagai orang lain selama kontestasi pilpres. Prabowo sadar, merangkul kaum radikal dan intoleran sama saja menyuguhkan NKRI untuk mereka acak-acak seperti Syuriah.

Untuk itu kita patut bersyukur dan mendukung keputusan Prabowo merapat. Yakin dengan Prabowo yang tak akan mengkhianati pemerintah mengingat persatuan Republik Indonesia adalah cita-cita yang tertanam dalam jiwanya. Prabowo sudah dewasa dan patut menjadi bapak bangsa.




Berita Lainnya

Kemukakan Pendapat


BOLA